Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2020

KEMAMPUAN BERBAHASA PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS AUTISME SETELAH DILAKUKAN PEER TEACHING

Penulis: YENI INDAH WIDYAWATI
NIM: P17210174057
Program Studi: DIPLOMA III KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Dra. Swito Praștiwi. M.Kes
Tahun: 2020
Tanggal Pengesahan: 2020-06-18
Kode KTI: 9300_610 WID k WID k
Subjek: KEPERAWATAN ,PEER TAECHING
Kata Kunci: autisme, kemampuan berbahasa, peer teaching
Bahasa: INDONESIA

Abstraksi

ABSTRAK Yeni Indah Widyawati (2020). Kemampuan Berbahasa Pada Anak Berkebutuhan Khusus Autisme Setelah Dilakukan Peer Teaching. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi D-III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Dra. Swito Prastiwi, M.Kes. Tidak semua anak dilahirkan sama, beberapa menyandang autisme yang menyebabkannya mengalami kesulitan dalam menjalankan kehidupan, salah satunya dalam berkomunikasi. Anak autisme kesulitan dalam memahami kosakata dan pembicaraan lawan bicaranya. Kesulitan ini dapat diatasi dengan terapi wicara, namun stimulasi lingkungan diperlukan untuk memaksimalkan hasilnya. Salah satu metode yang banyak diterapkan dalam proses belajar adalah peer teaching, yaitu metode belajar bersama tutor sebaya. Dengan fokus penilaian berdasar tahap produksi bahasa oleh Scovel (1998), diharapkan anak autisme mampu memperoleh peningkatan kemampuan berbahasa setelah belajar dengan tutor sebayanya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif studi kasus selama 7 hari (termasuk pra interaksi) dengan fokus perkembangan kemampuan anak berkebutuhan khusus autisme setelah dilakukan peer teaching. Hasil penelitian berupa data kualitatif dari wawancara wali dan catatan observasi selama penelitian, dan data kuantitatif dari skoring perilaku subjek penelitian dan tutor sebaya selama kegiatan peer teaching sesuai pedoman observasi yang dibuat. Data disajikan berupa grafik peningkatan skor, tabel, dan deskripsi per hari selama dilakukan peer teaching. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berbahasa anak autisme meningkat setelah dilakukan peer teaching. Diharapkan penelitian selanjutnya melibatkan orang tua dalam mendukung proses dan observasi komunikasi sehari-hari sebelum dan sesudah dilakukan peer teaching, mengondisikan tutor lebih intensif, atau menggunakan metode serupa di sekolah inklusif. Kata Kunci: autisme, kemampuan berbahasa, peer teaching

Abstract (English)

ABSTRACT Yeni Indah Widyawati (2020). Language Ability in Children with Special Needs of Autism after Peer Teaching Methods. Scientific Paper of Case Study. 3-years Diploma of Malang Nursing School, Faculty of Nursing, Malang Health Polytechnic of the Ministry of Health. Supervisor Dra. Swito Prastiwi, M.Kes. Not all children are born the same, some have autism that causes them to have difficulty in daily life, one of that is in communication. Autism children have difficulty in understanding the vocabulary and conversations of person they are talking to. This difficulty can be overcome with speech therapy, but environmental stimulation is needed to maximize the results of it. One method that is widely applied in the learning process is peer teaching, a learning method with peer tutors. With a focus on assessment based on the stage of language production by Scovel (1998), it is hoped that autistic children are able to gain language skills after learning with peer tutors. The research method is a descriptive case study of 7 days (including pre-interaction) with a focus on the development of the ability of children with special needs for autism after peer teaching. The results of study were in the form of qualitative data from trustees interviews and observational notes during the study, and quantitative data from scoring the behavior of research subjects and peer tutors during peer teaching activities according to the guidelines for observations that made. Data presented in graphs of increased scores, tables, and description each day during peer teaching. The results showed that the language skills of children with autism increased after peer teaching. It is hoped that further research will involve parents in supporting the process dan observing daily communication before and after peer teaching, conditioning tutors to be more intensive, or use similar methods in inclusive schools. Keywords: autism, language skill, peer teaching
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan