Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2020

PENGARUH PEMBERIAN PMT-AS COOKIES TEPUNG JAGUNG DAN TEPUNG TEMPE TERHADAP TINGKAT KONSUMSI ENERGI, PROTEIN, DAN BERAT BADAN ANAK USIA SEKOLAH KURUS

Penulis: SUKHMA FENDIKA WIDHI UTAMI
NIM: 17110171009
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Ir. Astutik Pudjirahaju, M.Si
Tahun: 2020
Tanggal Pengesahan: 2020-07-15
Kode KTI: 9300_610 UTA p UTA p
Subjek: GIZI
Kata Kunci: tepung jagung, tepung tempe, tingkat konsumsi energi, tingkat konsumsi protein
Bahasa: INDONESIA

Abstraksi

ix ABSTRAK Sukhma Fendika Widhi Utami. 2020. “Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Cookies Substitusi Tepung Jagung dan Tepung Tempe Terhadap Tingkat Konsumsi Energi, Protein, dan Berat Badan Anak Usia Sekolah Kurus”. Karya Tulis Ilmiah Studi Literatur. Program Studi D III Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.Pembimbing : Ir. Astutik Pudjirahaju, M.Si. Riset Kesehatan Dasar Riskesdas 2018 melaporkan, sebesar 10,2% anak usia sekolah memiliki status gizi kurus. Prevalensi status gizi kurus dan sangat kurus pada anak usia sekolah mengalami penurunan sebesar 1% dibandingkan hasil Riskesdas 2013 sebesar 11,2%. Hal ini dibawah target Riskesdas 2018 yaitu 17,7%. Namun masih menjadi masalah gizi yang serius karena dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian anak usia sekolah kurus dengan Tingkat Konsumsi Energi, Protein dan Berat Badan. Disain penelitian menggunakan studi literatur 10 tahun terakhir. Hasil studi literratur diproleh hasil sebagai berikut: Dari hasil analisis melalui beberapa jurnal, tingkat konsumsi erat kaitanya dengan faktor ekonomi, dan penyakit infeksi. Jagung dan Tempe yang diolah menjadi tepung tepungan dan di substitusikan menjadi bahan tambahan dalam pembuatan cookies mampu meningkatkan tingkat konsumsi energi, dan protein anak usia sekolah sehingga mampu menaikan berat badan pada anak usia sekolah. Kenaikan berat badan pada anak usia sekolah diiringi dengan perubahan status gizi pada anak usia sekolah kurus secara perlahan. Kesimpulan dari studi literatur adalah sebagai berikut: Pengaruh pemberian tepung jagung dan tepung tempe memiliki pengaruh terhadap kejadian anak usia sekolah kurus. Sebaiknya dilakukan intervensi 90 hari berturut turut untuk meningkatkan konsumsi energi, protein dan berat badan pada anak usia sekolah. Kata Kunci: tepung jagung, tepung tempe, tingkat konsumsi energi, tingkat konsumsi protein, dan berat badan . Anak usia sekolah kurus

Abstract (English)

x ABSTRACT Sukhma Fendika Widhi Utami. 2020. “The Effect of Supplementing Cookies with Substitution of Corn Flour and Tempe Flour on the Level of Energy, Protein Consumption and Body Weight of Thin School-aged Children”. Scientific Writing of Literature Study. D III Nutrition Study Program, Health Polytechnic of the Ministry of Health Malang.Advisor: Ir. Astutik Pudjirahaju, M.Si. The 2018 Riskesdas Basic Health Research reports, 10.2% of school-age children have underweight nutritional status. The prevalence of underweight and very thin nutritional status in school-age children decreased by 1% compared to the 2013 Riskesdas result of 11.2%. This is below the 2018 Riskesdas target of 17.7%. However, it is still a serious nutritional problem because it can have an impact on growth and development in children. This literature study aims to determine the relationship between the incidence of underweight school-age children with levels of energy consumption, protein and body weight. The research design used a literature study of the last 10 years. The results of the literature study show the following results: From the results of the analysis through several journals, the level of consumption is closely related to economic factors and infectious diseases. Corn and Tempe which are processed into flour and substituted for additional ingredients in making cookies can increase the level of energy consumption and protein consumption of school age children so that they can increase body weight in school age children. Weight gain in school-age children is accompanied by a gradual change in nutritional status in thin school-age children. The conclusion from the literature study is as follows: The effect of giving corn flour and tempeh flour has an effect on the incidence of underweight school-age children. 90 consecutive days of intervention should be carried out to increase energy consumption, protein and body weight in school age children. Keywords: corn flour, tempeh flour, energy consumption level, protein consumption level, and body weight. Thin school-aged children
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan