2020
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
ABSTRAK
Robby. 2020. Hubungan Kejadian Stunting dengan Pengetahuan, Sikap, Keterampilan Ibu, serta Tingkat Konsumsi Energi dan Protein Baduta
Pembimbing : Sugeng Iwan Setyobudi, STP., M.Kes
Sebagian besar bayi di Indonesia terus mengalami penurunan status gizi dengan puncak penurunan terdapat pada umur kurang lebih 18-24 bulan. Pada kelompok umur ini prevalensi baduta kurus (wasting) dan baduta pendek (stunting) mencapai angka tertinggi. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian stunting dengan pengetahuan, sikap, keterampilan ibu, dan Tingkat Konsumsi Energi dan Protein. Disain penelitian menggunakan studi literatur 10 tahun terakhir Hasil penelitian menunjukkan Hasil studi literratur diproleh hasil sebagai berikut: tingkat pengetahuan ibu memiliki hubungan yang tidak terlalu besar terhadap status gizi baduta sebagai faktor penentu terjadinya stunting, namun pengetahuan yang cukup pada ibu berbanding lurus dengan status gizi pada anak. Sikap ibu memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting pada baduta. Sikap ibu berpengaruh secara langsung terhadap asupan gizi yang diterima baduta, sehingga menentukan status gizi baduta badutanya. Keterampilan ibu memiliki hubungan dalam status gizi baduta. Ibu yang terampil dapat mengolah makanan dengan baik dan seimbang nutrisinya sehingga memaksimalkan asupan nutrisi. Tingkat asupan energi dan protein memiliki hubungan dalam kejadian stunting pada baduta. Ketidakseimbangan asupan keduanya akan mempengaruhi proses pertumbuhan. Kesimpulan dari studi literarut adalah sebagai berikut: sikap, keterampilan serta tingkat konsumi energy dan protein variabel-variabel tersebut memiliki pengaruh terhadap kejadian stunting baduta. Sebaiknya dilakukan intervensi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan pada ibu tentang gizi, serta pemberian pengetahuan tentang peran penting energi dan pertumbuhan bagi anak.
Kata Kunci: pengetahuan, sikap, keterampilan, tingkat konsumsi energi dan protein. Stunting baduta
Abstract (English)
ABSTRACT
Robby. 2020. The Relationship between Stunting and Mother's Knowledge, Attitudes, Skills, and Energy and Protein Consumption Levels
Supervisor: Sugeng Iwan Setyobudi, STP., M.Kes
Most babies in Indonesia continue to experience a decline in nutritional status with the peak of the decline occurring at the age of approximately 18-24 months. In this age group, the prevalence of wasting and stunting is the highest. This literature study aims to determine the relationship between the incidence of stunting and knowledge, attitudes, skills of mothers, and levels of energy and protein consumption. The research design used a literature study for the last 10 years. The results showed that the level of maternal knowledge had a not too large relationship with the nutritional status of children under five as a determining factor for stunting, but sufficient knowledge of mothers was directly proportional to the nutritional status of children. Mother's attitude has a significant relationship with the incidence of stunting in children under five. The attitude of the mother has a direct effect on the nutritional intake received by the toddler, thus determining the nutritional status of the toddler. Maternal skills have a relationship in the nutritional status of children under five. Mothers who are skilled can process food properly and have a balanced nutrition so as to maximize nutritional intake. The level of energy and protein intake has a relationship in the incidence of stunting in children under five. The imbalance of both intake will affect the growth process. So it can be concluded that these variables have an influence on the incidence of toddler stunting. Interventions should be carried out to increase the knowledge, attitudes and skills of mothers about nutrition, as well as providing knowledge about the important role of energy and growth for children.
Keywords: knowledge, attitude, skills, level of energy and protein consumption. Stunting babies under two years
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.