Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2019

PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KEJADIAN POSTPARTUM BLUES DENGAN SKRINING EDINBURGH POSTNATAL DEPRESSION SCALE (EPDS)

Penulis: PHEBY NOVIRA ADYANTI
NIM: 1502450053
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Ika Yudianti, S.ST,M.Keb
Tahun: 2019
Tanggal Pengesahan: 2019-06-25
Kode KTI: 9300_124-285 ADY p
Subjek: KEBIDANAN
Kata Kunci: Pijat Oksitosin, Postpartum Blues, EPDS
Bahasa: INDONESIA

Abstraksi

BSTRAK Adyanti, Pheby Novira. 2019. Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Kejadian Postpartum Blues dengan Skrining Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Skripsi Program Studi Sarjana Terapan dan Profesi Bidan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Ika Yudianti, SST., M.Keb. Pembimbing Pendamping : Afnani Toyibah A.Per.Pen., M.Pd. Gangguan psikis pasca bersalin (postpartumblues) dinilai sebagai suatu sindrom gangguan afek ringan yang sering tampak dalam minggu pertama setelah persalinan dan memuncak pada hari ke 3-5, menyerang dalam rentang waktu 14 hari terhitung setelah persalinan. Kebutuhan dasar yang optimal salah satunya dengan melakukan asuhan pijat oksitosin dalam mencegah timbulnya postpartumblues. Pijat oksitosin akan merangsang saraf simpatis untuk menyampaikan perintah ke hipotalamus unuk menghasilkan oksitosin. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya pengaruh pijat oksitosin terhadap kejadian postpartumblues yang di deteksi menggunakan EPDS. Desain penelitian dengan pendekatan pre-test post-test with control group, populasi sebanyak 20 ibu postpartum primipara, sampling menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 11 responden kelompok eksperimen di PMB Siti Rugayah dan 9 responden kelompok kontrol di PMB Ngadillah yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner EPDS untuk menentukan kriteria postpartumblues. Diketahui bahwa 80% responden dalam kategori risiko postpartumblues dan 20% dengan hasil skor EPDS > 13 atau dalam kategori positif PPB. Setelah diberi perlakuan pijat oksitosin, 80% responden telah dikategorikan tidak postpartumblues. Data dianalisa menggunakan uji Paired Sample t Test dan didapatkan nilai signifikan kelompok eksperimen ρ value = 0,000 dan kelompok kontrol 0,004 pada taraf signifikan a = 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat oksitosin terhadap kejadian postpartum blues dengan skrining EPDS. Asuhan ini dianjurkan dilakukan secara teratur dimulai sejak hari ke-3 postpartum untuk mencegah postpartumblues. Kata Kunci : Pijat Oksitosin, Postpartum Blues, EPDS

Abstract (English)

ABSTRACT Adyanti, Pheby Novira. 2019. The Influence Oxcytocin Massage of Postpartum Blues with Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) scrining. Essay. Undergraduate Program of Apllied Midwifery. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Main Supervisor : Ika Yudianti, SST., M.Keb. Supervisor Companion : Afnani Toyibah A.Per.Pen., M.Pd. Postpartum blues discuss about how to change mild affections that often appear in the first week after labor and peak on days 3-5, attacking within 14 questionable days after delivery. One of the optimal basic needs is to massage oxytocin to prevent the onset of postpartum blues. Oxytocin massage will be sent to the sympathetic nerve to send commands to the hypothalamus to produce oxytocin. The aim of the study was to determine the presence of oxytocin massage simulations on the incidence of postpartum blues detected using EPDS. The study design was estimated by pre-test post-test with the control group, participants were 20 primiparous postpartum mothers, sampling using accidental sampling technique with a sample of 11 research respondents at PMB Siti Rugayah and 9 control group respondents at PMB Ngadillah who received attention with consideration inclusion. The research instrument used the EPDS questionnaire to determine the criteria for postpartum blues. It is known that 80% of respondents are in the risk category postpartum blues and 20% with the results of EPDS scores> 13 or in the positive category of PPB. After being given advice on oxytocin massage, 80% of respondents were categorized as not having postpartum blues. Data analysis using Paired Sample t Test and obtained a significant value of the experimental group value ρ = 0,000 and control group 0.004 at a significant level a = 0.05, it can be concluded that oxytocin massage therapy is needed for postpartum blues events by screening EPDS. This care is expected to be completed by the third day postpartum to avoid postpartum blues. Keywords : Oxcytocin Massage, Postpartum Blues, EPDS
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan