Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2020

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SISA MAKANAN BIASA PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUANG ANAK RSUD dr. ISKAK TULUNGAGUNG

Penulis: KHUSNIYATUR ROSYIDAH
NIM: P17110171012
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Rani Nurmayanti, SST, M.Gizi
Tahun: 2020
Tanggal Pengesahan: 2020-07-03
Kode KTI: 9300_610 ROS f ROS f
Subjek: GIZI
Kata Kunci: sisa makanan, faktor internal, faktor eksternal.
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

ABSTRAK KHUSNIYATUR ROSYIDAH, 2020. Faktor-faktor yang mempengaruhi sisa makanan biasa pada pasien rawat inap di ruang anak RSUD. dr. Iskak Tulungagung. Pembimbing : Rani Nurmayanti, SST, M.Gizi Keberhasilan suatu penyelenggaraan makanan sering dikaitkan dengan adanya sisa makanan. sisa makanan menunjukkan adanya pemberian makanan yang kurang optimal, sehingga sisa makanan merupakan salah satu indikator yang sederhana yang dapat digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan pelayanan gizi rumah sakit (Pedoman PGRS, Kemenkes RI, 2014) Di Indonesia, standar pelayanan minimal rumah sakit khususnya pelayanan gizi dengan indikator sisa makanan yang tidak termakan oleh pasien yaitu ≤ 20% (Kemenkes RI No. 129/Menkes/SK/II/2008). Sisa makanan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal yang yang mempengaruhi sisa makanan adalah nafsu makan, kebiasaan makan, rasa bosan, psikologis dan penyakit. Faktor eksternal meliputi penampilan makanan, rasa makanan dan faktor lain seperti sikap petugas ruangan, jadwal makan, suasana lingkungan tempat perawatan serta makanan dari luar RS (Moehyi, 1992). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sisa makanan pasien ditinjau dari faktor internal dan eksternal pada pasien ruang anak RSUD. dr. Iskak Tulungagung. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey dengan desain penelitian cross wsectional dan dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2016. Jumlah sampel yang didapat sesuai kriteria inklusi selama masa penelitian adalah 16 sampel. Cara pengumpulan data yaitu dengan pengumpulan data primer dan skunder. Pengolahan data dilakukan dengan cara coding, eidting, entry data dan cleaning data. Penyajian data dengan cara menganalisis data univariat dan bivariat. Hasil penelitian dengan menggunakan Uji Univariat diketahui dari 40 responden didapatkan hasil yang mempunyai nafsu makan tidak baik sebesar 70% yang memiliki kebiasaan makan tidak sesuai sebesar 87,5%, yang menilai mutu makanan sesuai dan tidak sesuai masing-masing sebesar 50%, yang menyatakan ada mengkonsumsi makanan dari luar rumah sakit sebesar 70%. Rata-rata sisa makanan termasuk dalam kategori banyak yaitu sebesar 87,5%. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antara nafsu makan dengan sisa makanan (p=0,036), ada hubungan antara kebiasaan makan dengan sisa makanan (p=0,025), ada hubungan antara makanan dari luar rumah sakit dengan sisa makanan (p=0,018), sedangkan mutu makanan yang disajikan tidak ada hubungan dengan sisa makanan (p=1.00). Berdasarkan hasil penelitian, disarankan bagi ahli gizi rumah sakit sebaikanya untuk porsi anak disesuaikan dengan kebutuhan anak, perlu adanya memperbaiki menu, agar menu lebih bervariasi sehingga bisa meningkatkan nafsu makan, sebaiknya menyajikan makanan dengan penampilan yang menarik, misalnya menggunakan plato yang lucu agar anak lebih tertarik. Kata kunci : sisa makanan, faktor internal, faktor eksternal.

Abstract (English)

ABSTRACT KHUSNIYATUR ROSYIDAH, 2020. Factors that affect the usual leftover food for inpatients in the pediatric hospital room. dr. Iskak Tulungagung. Spervisor : Rani Nurmayanti, SST, M.Gizi The success of a food arrangement is often associated with the presence of leftovers. food leftovers indicate less than optimal feeding, so that leftover food is one simple indicator that can be used to evaluate the success of hospital nutritional services (PGRS Guidelines, Ministry of Health RI, 2014) In Indonesia, the minimum standard of hospital services, especially nutritional services with the indicator of leftover food that is not eaten by the patient is ≤ 20% (Kemenkes RI No. 129 / Menkes / SK / II / 2008). Leftover food is influenced by internal and external factors. Internal factors that affect leftover food are appetite, eating habits, boredom, psychology and illness. External factors include the appearance of the food, the taste of the food and other factors such as the attitude of the room attendant, the meal schedule, the atmosphere of the environment where the treatment is located and food from outside the hospital (Moehyi, 1992). The purpose of this study was to determine the patient's leftovers in terms of internal and external factors in the pediatric room at RSUD. dr. Iskak Tulungagung. This type of research is survey research with cross sectional research design and was conducted from November to December 2016. The number of samples obtained according to the inclusion criteria during the study period was 16 samples. Data collection methods are primary and secondary data collection. Data processing is done by coding, eidting, data entry and data cleaning. Presentation of data by analyzing univariate and bivariate data. The results of the study using the Univariate Test showed that from 40 respondents, it was found that 70% had a bad appetite, 87.5% had unsuitable eating habits, who assessed the quality of food according to and not according to each of 50%, which stated 70% consumed food from outside the hospital. The average leftover food was included in the large category, namely 87.5%. The results of statistical tests showed that there was a relationship between appetite and leftovers (p = 0.036), there was a relationship between eating habits and leftovers (p = 0.025), there was a relationship between food from outside the hospital and leftovers (p = 0.018), while the quality of the food served had no relationship with leftovers (p = 1.00). Based on the research results, it is recommended for hospital nutritionists to adjust the portion of children according to the child's needs, there is a need to improve the menu, so that the menu is more varied so that it can increase appetite, it is better to serve food with an attractive appearance, for example using a cute plate so that the child is more interested. Keywords: food waste, internal factors, external factors.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan