Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2019

PENGARUH NAFAS DALAM TERHADAP NYERI PADA PASIEN POST SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PURI BUNDA MALANG

Penulis: HAYULIDIA
NIM: 1502450059
Program Studi: SARJANA TERAPAN DAN PROFESI KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Sri Rahayu,S.Kep,Ns.M.Kes
Tahun: 2019
Tanggal Pengesahan: 2019-06-21
Kode KTI: 9300_124-271 HAY p
Subjek: KEBIDANAN
Kata Kunci: Nafas dalam, Nyeri Post Sectio Caesarea
Bahasa: INDONESIA

Abstraksi

ABSTRAK Hayulidia. 2019. Pengaruh Nafas Dalam Terhadap Nyeri pada Pasien Post Sectio Caesarea di Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda Malang. Skripsi, Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Dr. Moh Wildan, A.Per.Pen.,M.Pd. Pembimbing Pendamping Ika Yudianti, SST., M.Keb. Sectio Caesarea merupakan kelahiran janin melalui insisi dinding perut dan dinding rahim yang dapat mengakibatkan ketidaknyamanan berupa nyeri. Nyeri dapat mengakibatkan proses rehabilitasi pasien tertunda. Penanganan nyeri bisa menggunakan manajemen nonfarmakologi yaitu nafas dalam. Nafas dalam merupakan kegiatan bernafas dalam, bernafas lambat dan menghembuskan nafas secara perlahan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh nafas dalam terhadap nyeri pada pasien post Sectio Caesarea di Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda. Metode penelitian menggunakan pre experimental design dengan pendekatan One group pretest-posttest. Populasinya yaitu pasien post sectio caesarea di ruang Amarta yang berjumlah 81 pasien. Teknik sampling yang digunakan adalah systematic random sampling, didapatkan jumlah sampel 24 pasien. Instrument penelitian berupa lembar observasi Numeric Rating Scale. Penelitian ini menunjukkan bahwa pada 6-8 jam setelah pemberian analgesik pertama sebagian besar berada pada skala nyeri 5 pada pretest I dan skala nyeri 4 pada posttest I. Sedangkan, pada 6-8 jam setelah pemberian analgesik kedua sebagian besar berada pada skala nyeri 4 pada pretest II dan skala nyeri 2 pada posttest II. Hasil penelitian uji statistik Paired t-test didapatkan p value= 0,000 (kurang dari α= 0,05) maka H1 diterima artinya ada pengaruh nafas dalam terhadap nyeri pada pasien post section caesarea. Hal ini dikarenakan nafas dalam dapat meningkatkan ventilasi paru dan meningkatkan oksigenasi darah yang akan memberikan efek rileks, sehingga terjadi penurunan intensitas nyeri. Dengan demikian, diharapkan tenaga kesehatan dapat menerapkan nafas dalam sebagai penatalaksanaan nyeri nonfarmakologi pada pasien post section caesarea. Kata Kunci : Nafas dalam, Nyeri Post Sectio Caesarea

Abstract (English)

ABSTRACT Hayulidia. 2019. The Deep Breath Effect of Pain on Post Sectio Caesarea Patient in Puri Bunda Mother and Child’s Hospital. Thesis, Applied Bachelor and Midwifery Professional Program. Polytechnic of Health Malang. Main Counselor: Dr. Moh Wildan, A.Per.Pen.,M.Pd. Supervising Counselor: Ika Yudianti, SST., M.Keb. Sectio Caesarea is the birth of the fetus through incision of the abdominal wall and uterine wall which can cause discomfort in the form of pain. Pain can cause the patients rehabilitation process to be delayed. Pain management can use nonpharmacological management namely deep breath. Deep breathing is an activity of deep breathing, slow breathing and exhale slowly. The purpose of this study was to determine the effect of deep breath on pain in post sectio caesarea patients in Puri Bunda Mother and Child’s Hospital. The research method used pre experimental design with the One group pretest-posttest approach. The population was post sectio caesarea patients in the Amarta room, amounting to 81 patients. The sampling technique used was systematic random sampling, obtained a sample of 24 patients. The research instrument was an Numeric Rating Scale observation sheet. This study showed that at 6-8 hours after the first analgesic administration most were on the scale of pain 5 at pretest I and pain scale 4 at posttest I. Whereas, at 6-8 hours after the second analgesic administration most were on the scale of pain 4 at pretest II and pain scale 2 at posttest II. The results of the statistical test Paired t-test obtained p value = 0,000 (less than α = 0.05) then H1 was accepted meaning that there was an effect of deep breath on pain in patients with post section caesarea. The results of the statistical test Paired t-test obtained p value = 0,000 (less than α = 0.05) then H1 was accepted meaning that there was an effect of deep breath on pain in post section caesarea patients. This is because deep breathing can increase pulmonary ventilation and increase blood oxygenation which will provide a relaxing effect, resulting in a decrease in pain intensity. Thus, it is expected that health workers can apply deep breath as management of non-pharmacological pain in post section caesarea patients. Key Word : Deep Breath, Post Sectio Caesarea Pain
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan