Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2019

GAMBARAN DISCHARGE PLANNING PADA IBU NIFAS MENGGUNAKAN ABPK DENGAN KEMANDIRIAN IBU DALAM PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DI PMB “M” KECAMATAN TAJINAN KABUPATEN MALANG

Penulis: IQLAIMAH EKASASTI
NIM: 1602450037
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Sri Rahayu, S.Kep.Ners.,M.Kes
Tahun: 2019
Tanggal Pengesahan: 2019-05-27
Kode KTI: 9300_610 EKA g EKA g
Subjek: KEBIDANAN
Kata Kunci: discharge planning, kemandirian, kontrasepsi, ibu nifas
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

ABSTRAK Ekasasti, Iqlaimah, 2020. Gambaran Discharge Planning Pada Ibu Nifas Menggunakan ABPK Dengan Kemandirian Ibu Dalam Pemilihan Alat Kontrasepsi, Skripsi. Pembimbing Utama : Sri Rahayu, S.Kep.Ners., M.Kes. Pembimbing Pendamping : Ika Yudianti, S.ST., M.Keb. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Menurut BKKBN, KB aktif di antara Perempuan Usia Subur (PUS) tahun 2018 sebesar 63,27%, hampir sama dengan tahun sebelumnya yang sebesar 63,22%. Sebagian besar peserta KB Aktif memilih suntikan dan pil sebagai alat kontrasepsi bahkan sangat dominan (lebih dari 80%) dibanding metode lainnya; suntikan (63,71%) dan pil (17,24%). Beberapa faktor yang mempengaruhi dalam memilih alat kontrasepsi seperti kurangnya sarana yang dibutuhkan, pendidikan, sosial ekonomi, budaya, agama, status wanita, dukungan suami, dan kemandirian wanita. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan Discharge Planning menggunakan ABPK sebagai salah satu langkah untuk menilai kemandirian ibu dalam memilih alat kontrasepsi yang akan digunakan. Discharge planning merupakan tujuan akhir dari rencana perawatan, dengan tujuan untuk memberdayakan klien untuk membuat keputusan. Desain Penelitian adalah deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus, populasi pada penelitian ini 63 ibu nifas, dan sampel penelitian sebanyak 10 ibu nifas dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan skor kemandirian ibu nifas dalam pemilihan alat kontrasepsi menunjukkan 30% ibu nifas yang diberi discharge planning menggunakan ABPK masih memiliki ketergantungan dan 20% ibu nifas yang diberi discharge planning tidak menggunakan ABPK masih memiliki ketergantungan. Hal ini menunjukkan ibu nifas masih ketergantungan dalam memilih alat kontrasepsi, untuk itu perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai kemandirian ibu dalam pemilihan alat kontrasepsi Kata Kunci : discharge planning, kemandirian, kontrasepsi, ibu nifas

Abstract (English)

ABSTRACT Ekasasti, Iqlaimah, 2020. Description of Discharge Planning in Postpartum Mothers Using Decision Making Aids With the Independence of Mothers in the Selection of Contraception. Thesis, Main Advisor : Sri Rahayu, S.Kep.Ners., M.Kes. Companion Advisor : Ika Yudianti, S.ST., M.Keb. Health Ministry Polytechnic Malang According to the BKKBN, active family planning among Fertile Age Women (PUS) in 2018 was 63.27%, almost the same as the previous year which was 63.22%. Most of the active contraceptive participants chose injections and pills as contraceptives, even more so (more than 80%) compared to other methods; injections (63.71%) and pills (17.24%). Several factors influence the choice of contraceptives such as the lack of necessary facilities, education, socio-economic, culture, religion, women's status, husband's support, and women's independence. In this study, researchers used Discharge Planning using ABPK as a step to assess the mother's independence in choosing a contraceptive device to use. Discharge planning is the ultimate goal of a treatment plan, with the aim of empowering clients to make decision. The research design was descriptive with a case study approach method. The population in this study was 63 postpartum mothers, and a sample of 10 postpartum mothers using simple random sampling technique. The research instrument used a questionnaire. Data analysis using descriptive analysis. Based on the research results, it was found that the autonomy score of postpartum mothers in the choice of contraception showed that 30% of postpartum mothers who were given discharge planning using ABPK still had dependence and 20% of post-partum mothers who were given discharge planning did not use ABPK still had dependence. This shows that the postpartum mother is still dependent on choosing contraceptives, for this reason it is necessary to carry out further research on the independence of postpartum mothers in choosing contraceptives. Keywords : discharge planning, independence, contraception, post partum mothers
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan