Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2019

PENGARUH TINDAKAN RAWAT LUKA GANGRENE TERHADAP PENCEGAHAN TINDAKAN AMPUTASI DAN PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KLINIK GRIYA BROMO KOTA MALANG (STUDI KASUS

Penulis: MUHAMMAD FARUQ AFIFUDDIN
NIM: 1601100031
Program Studi: DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Imam Subekti, SKp,M.Kep.Sp.Kom
Tahun: 2019
Tanggal Pengesahan: 2019-05-27
Kode KTI: 9300_124_610 AFI p AFI p
Subjek: KEPERAWATAN
Kata Kunci: ulkus gangrene, rawat luka, kecemasan dan derajat luka
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

ABSTRAK Afifuddin, Muhammad Faruq (2019) Pengaruh Tindakan Rawat Luka Gangrene Terhadap Pencegahan Tindakan Amputasi Dan Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Klinik Griya Bromo Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus Deskriptif, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama )Lenni Saragih, SKM., M.Kes Ulkus pada kaki (gangrene ) merupakan salah satu komplikasi dari prnyakit diabetes mellitus. dengan gangren akan lebih beresiko dilakukan amputasi 10-30 kali limpat dari pada orang populasi umum dan bisa dicegah jika terjadi pebaikan kondisi luka dengan cara rawat luka dan debridemen disamping meminum obat dan diet sesuai dengan yang dianjurkan. Pasien dengan ulkus gangrene memiliki kecemasan terutama kecemasan akan amputasi, Kecemasan mempunyai pengaruh yang kuat terhadap kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Melitus, dimana jika kecemasan meningkat maka kadar glukosa darah juga akan meningkat, peningkatan kecemasan ini dapat dicegah dengan tindakan rawat luka sebagai tindakan untuk mengurangi resiko amputasi (memperbaiki derajat luka ) yang berpengaruh terhadap penurunan kadar kecemasan. Fokus studi pada penelitian ini adalah pengaruh tindakan rawat luka gangren terhadap pencegahan tindakan amputasi dan penurunan tingkat kecemasan pada pasien diabetes mellitus tipe 2, . Metode penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif dengan subjek 1 orang. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara kuisioner dan observasi berdasarkan Permendikbud No. 137 tahun 2014 selama 2 minggu. hasil dari penelitian penelitian ini didapatkan bahwa kecemasan pada pertemuan pertama didapatkan hasil kecemasan sedang dengan skor 26, dengan gula darah 360mg/dl dan luka dengan derajat 4 , dan pada pertemuan terkahir diapatkan data bahwa subjek mendapatkan derajat kecemasan ringan dengan skor 8 dan dengan derajat luka wagner . kesimpulan, rawat luka secara rutin dan tepat dapat munurunkan tingkat kecemasan yang berdampak pada turunya kadar gula darah, dan penurunan derajat luka . Disamping rawat luka subjek juga harus melakukan diet dengan tepat dan memiinum obat serta insulin dengan rutin, dengan hal tersebut gula darah dapat dikontrol dan luka akan dalam kondisi yang baik. Kata kunci: ulkus gangrene, rawat luka, kecemasan dan derajat luka

Abstract (English)

ABSTRACT Afifuddin, Muhammad Faruq (2019) The influence of gangrene wound nursing act toward amputation prohibition and the decrease of anxiousness level on diabetic type 2 patient in Klinik Griya Bromo Malang. Scientific Paper on Descriptif Case Study, Study Program DIII Nursing Malang, Nursing Department. Health Polytechnic Ministry of Malang. Advisor: Lenni Saragih, SKM, M.Kes Foot ilkus (gangrene) is one of diabetic complication desease. By the presence of gangrene it risks 10 – 30 times more to be amputated than normal people and it can be prevented if there is wound repairing by nursing the wound and debridement aside from medicine consumption and the recommended diet. Mostly Ulkus gagrene patients have amputation anxious. The anxious itself has strong influence toward the glucose level on diabetic patient, that is when the anxiousness level is increasing it means the glucose level is also increasing. It can be prevented by wound nursing act to reduce amputation risk (wound degree repair) that influences toward anxiety decrease. The study focus in this research is gangren wound nursing act influence toward the amputation prevention and the anxiety level reduction on diabetic type 2 patient. This research used descriptive case study with 1 person subject. The data collection used questionnair and observation based on Permendikbud No. 137 2014 for two weeks. The result of this reserach were the anxiousness got on the first meeting was average by score 26, the glucose 360mg/dl and the wound level 4, and on the last meeting the anxiousness got was low by score 8 and the wound level wagner. In conclusion, doing wound nursing regulerly and efficiently is able to reduce anxiuos degree that has impact on the decreasing of glucose level and wound degree. Beside wound nursing, the patient laso has to do diet efficiently and consume the medicine and insulin regulerly ao that glucose can be controlled and the wound gets better. Key words: ulkus gangrene, wound nursing, anxiousness, wound degree
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan