Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2020

SUBTITUSI UBI JALAR KUNING (Ipomoea batatas L.) DAN TEPUNG TEMPE PADA PEMBUATAN MUFFIN SEBAGAI PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BAGI BALITA GIZI KURANG

Penulis: IHZA GUPITA NURMALA DEWI
NIM: 1603410009
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Maryam Razak, S.TP., M.Si
Tahun: 2020
Tanggal Pengesahan: 2020-07-06
Kode KTI: 9300_610 DEW s DEW s
Subjek: GIZI
Kata Kunci: balita gizi kurang, muffin, ubi jalar kuning, tepung tempe
Bahasa: INDONESIA

Abstraksi

ABSTRAK IHZA GUPITA NURMALA DEWI. 2020. Subtitusi Ubi Jalar Kuning (Ipomoea Batatas L.) dan Tepung Tempe Pada Pembuatan Muffin Sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Bagi Balita Gizi Kurang (Analisis Mutu Kimia, Nilai Energi, dan Mutu Organoleptik). Pembimbing: Maryam Razak dan Sulistiastutik. Kelompok usia balita merupakan kelompok yang rawan terhadap kekurangan gizi. Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi gizi kurang pada balita sebesar 13,8%. Salah satu upaya penanggulangan gizi kurang pada balita adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang berbasis bahan makanan lokal. Ubi Jalar Kuning dan Tempe merupakan bahan pangan lokal yang mudah ditemukan dan mempunyai kandungan gizi yang bermanfaat untuk balita gizi kurang. Salah satu produk yang mudah dibuat dan disukai anak-anak adalah Muffin. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan formula makanan tambahan bagi balita gizi kurang berupa muffin dengan subtitusi ubi jalar kuning (Ipomoea batatas L.) dan tepung tempe. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratorium dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 4 taraf perlakuan yaitu proporsi tepung terigu : pasta ubi jalar kuning : tepung tempe adalah P0 (100 : 0 : 0), P1 (70 : 20 : 10), P2 (70 : 15 : 15), P3 (70 : 10 : 10). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September – Desember 2019. Hasil penelitian ini menunjukkan subtitusi ubi jalar kuning dan tepung tempe pada Muffin PMT balita memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar protein, kadar karbohidrat, aroma, rasa, dan tekstur, namun memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap kadar air, kadar abu, kadar lemak, nilai energi, dan warna muffin. Selain itu, taraf perlakuan terbaik adalah perlakuan P2 (70 : 15 : 15) dan dapat dijadikan sebagai PMT bagi balita gizi kurang. Perlu penambahan proporsi tepung tempe agar kadar protein produk dapat bertambah dan sesuai dengan standar PMT Pemulihan, serta penyesuaian ukuran muffin per buah/cup yang sesuai dengan porsi makanan balita. Kata kunci : balita gizi kurang, muffin, ubi jalar kuning, tepung tempe

Abstract (English)

Substitution of Yellow Sweet Potato (Ipomoea batatas L.) and Tempe Flour in Muffin as Additional Food for Under Nutrition Toodler.

ABSTRACT IHZA GUPITA NURMALA DEWI. 2020. Substitution of Yellow Sweet Potato (Ipomoea batatas L.) and Tempe Flour in Muffin as Additional Food for Under Nutrition Toodler. Guide: Maryam Razak and Sulistiastutik A toddler age group is a group that is prone to malnutrition. The results of the 2018 Riskesdas showed the prevalence of malnutrition among children under five was 13.8%. One of the efforts to overcome malnutrition in children under five is the provision of supplementary food (PMT) based on local food ingredients. Yellow Sweet Potato and Tempe are local food ingredients that are easy to find and contain beneficial nutrients for malnourished toddlers. One product that is easy to make and that kids love is Muffins. The purpose of this research was to produce an additional food formula for malnourished toddlers in the form of muffins with yellow sweet potato (Ipomoea batatas L.) and tempe flour. This research designed using a laboratory experimental research with a completely randomized design (RAL) using 4 levels of treatment, namely the proportion of flour: yellow sweet potato paste: tempe flour is P0 (100: 0: 0), P1 (70: 20: 10), P2 (70: 15: 15), P3 (70: 10: 10). This research was conducted in September – Desember 2019. The results showed that the substitution of yellow sweet potato and tempe flour on PMT Muffins for toddlers has a significant effect on protein content, carbohydrate content, the scent, taste, and texture of Muffin, but does not have a significant effect on water content, ash content, fat content, energy value, and the color of the muffins. The best level of treatment is P2 treatment (70: 15: 15) and can be additional food (PMT) for under nutrion toodler. It is necessary to increase the proportion of tempe flour so that the protein content of the product can increase and comply with PMT Recovery standards, as well as adjustments to the size of muffins per cup to suit toddler food portions. Keywords: malnourished toddlers, muffins, yellow sweet potatoes, tempe flour
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan