Kembali ke Daftar KTI
2019 ASUHAN KEPERAWATAN DEFISIT PERAWATAN DIRI (MANDI) PADA KLIEN SKIZOFRENIA di RSJ dr. RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG
Penulis: ANDIFA AZIZ SATRIAWAN
NIM: 1601100017
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Ns.Eddi Sudjarwo . M.Kep.
Tahun: 2019
Tanggal Pengesahan: 2019-07-12
Kode KTI: 9300_610 SAT a SAT a
Subjek: Defisit Perawatan Diri (Mandi), Schizofrenia
Kata Kunci: Defisit Perawatan Diri (Mandi), Schizofrenia
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Asuhan Keperawatan Defisit Keperawatan Diri (Mandi) Pada Klien Schizofrenia
di RSJ dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang KaryaTulis Ilmiah Studi DIII
Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan
Kemenkes Malang, Pembimbing Ns.Eddi Sudjarwo . M.Kep.
Kata Kunci: Defisit Perawatan Diri (Mandi), Schizofrenia
Pada klien skizofrenia defisit perawatan diri merupakan salah satu gejala yang
sering ditemukan dikarenakan adanya gangguan proses pikir yang menyebabkan
klien tidak dapat memenuhi kebutuhan harian seperti mandi, makan, dan eliminasi
secara baik. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan keperawatan defisit
keperawatan diri (mandi) pada klien schizofrenia dengan menggunakan
pendekatan proses keperawatan di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang.
Desain penelitian menggunakan metode studi kasus deskriptif yang dilakukan
pada dua orang klien dengan metode wawancara, observasi langsung, dan
pemeriksaan fisik. Penelitian dilakukan selama dua minggu (14 hari). Pada kedua
klien ditemukan adanya gangguan integritas kulit yang merupakan tanda adanya
defisit perawatan diri. Pada klein K diketahui bahwa penyebab defisit perwatan
diri yang dialaminya adalah adanya gangguan proses pikir, hal tersebut
menyebabkan klien K tidak mampu melaksanakan mandi dengan benar, berbeda
pada klien J dimana klien mengalami harga diri rendah sehingga klien menjadi
malas dan tidak tidak mau mandi. Setelah diberikan asuhan keperawatan muncul
perubahan yang signifikan pada kemampuan klien mandi secara mandiri. Setelah
mengajarkan mandi secara benar dan memberikan contoh pada klien, klien yang
sebelumnya tidak dapat mandi secara baik akhirnya dapat mandi sendiri secara
baik dan benar.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.