Kembali ke Daftar KTI
2019 HUBUNGAN MANAJEMEN MUTU TERPADU (TQM) DALAM MUTU ASUHAN KEPERAWATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP BEDAH RSUD MARDI WALUYO BLITAR
Penulis: YOLANDA PUTRI MARLINDA
NIM: 1501460033
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Tri Johan Agus Yuswanto, S.Kep., M.Kep. Lenny Saragih, SKM., M.Kes
Tahun: 2019
Tanggal Pengesahan: 2019-07-12
Kode KTI: 9300_610 MAR h MAR h
Subjek: Manajemen Mutu Terpadu, Mutu Asuhan Keperawatan
Kata Kunci: Manajemen Mutu Terpadu, Mutu Asuhan Keperawatan, dan Kepuasan Pasien
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Hubungan Manajemen Mutu Terpadu dalam Mutu Asuhan Keperawatan terhadap
Kepuasan Pasien di Rawat Inap Bedah RSUD Mardi Waluyo Blitar. Yolanda
Putri Marlinda (2019). Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan
Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang,
Pembimbing utama Dr. Tri Johan Agus Yuswanto, S.Kep., M.Kep. Pembimbing
pendamping Lenny Saragih, SKM., M.Kes
Kata Kunci: Manajemen Mutu Terpadu, Mutu Asuhan Keperawatan, dan
Kepuasan Pasien.
Rumah sakit memiliki manajemen mutu terpadu untuk meningkatkan kualitas
pelayanan. Rumah sakit yang berkualitas hendaknya dapat mengetahui apa yang
diharapkan pasiennya. Dalam memberikan mutu asuhan keperawatan yang baik
dan sesuai dengan yang diharapkan, maka akan memberikan kepuasan pada setiap
pemakai jasa pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan manajemen mutu terpadu dalam mutu asuhan keperawatan terhadap
kepuasan pasien di ruang rawat inap bedah RSUD Mardi Waluyo Blitar. Sebelum
dilakukan pengambilan data, peneliti mendapatkan izin uji kelayakan etik dan
sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Desain penelitian menggunakan
metode survei analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik sampling yang
digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden 50 responden.
Hasil penelitian manajemen mutu terpadu dalam mutu asuhan keperawatan
mendapatkan skor baik sebesar 58%, dan cukup baik 42%. Hasil penelitian
kepuasan pasien, jumlah puas sebesar 46% dan cukup puas sebesar 54%. Hasil uji
statistik korelasi spearman’s rho, korelasi koefisien sebesar (0,541), nilai sig. (2-
tailed) p-value=0,000 (p< 0,05) yang berarti ada hubungan yang signifikan antara
mutu asuhan keperawatan dengan kepuasaan pasien. Tingkat kekuatan hubungan
kuat dan bersifat searah. Semakin mutu asuhan keperawatan ditingkatkan maka
kepuasaan pasien akan semakin meningkat. Saran untuk penelitian selanjutnya
adalah untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pasien.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.