Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2019

SUBSTITUSI TEPUNG KECAMBAH KEDELAI DAN TEPUNG BROKOLI TERHADAP MUTU GIZI, MUTU ORGANOLEPTIK, DAN ELASTISITAS PADA MI BASAH BAGI PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2

Penulis: FA’IZUL ILMYAH
NIM: 1503410061
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Theresia Puspita dan I Komang Suwita.
Tahun: 2019
Tanggal Pengesahan: 2019-07-12
Kode KTI: 9300_610 ILM s
Subjek: Diabetes Mellitus Tipe 2, Mie Basah, Tepung Kecambah Kedelai, Tepung Brokoli
Kata Kunci: Diabetes Mellitus Tipe 2, Mie Basah, Tepung Kecambah Kedelai, Tepung Brokoli
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

ABSTRAK FA’IZUL ILMYAH. 2019. Substitusi Tepung Kecambah Kedelai dan Tepung Brokoli Terhadap Mutu Gizi, Mutu Organoleptik, dan Elastisitas Pada Mie Basah Bagi Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Pembimbing: Theresia Puspita dan I Komang Suwita. Diabetes Mellitus Tipe 2 (Non-Insulin Dependent Diabetes Melitus- NIDDM) adalah suatu penyakit gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein sebagai akibat dari resistensi insulin dan sekresi insulin. Berdasarkan data hasil Riskesdas 2013, prevalensi Diabetes Melitus di Jawa Timur menempati urutan ke 5 di Indonesia yaitu sebesar 2,1%. Terjadi peningkatan prevalensi penyakit Diabetes Melitus dari 1,1% menjadi 2,2%. Adanya peningkatan prevalensi diabetes mellitus tipe 2 di Indonesia dan di dunia menunjukkan perlu adanya upaya terapi nutrisi medis yakni dengan penatalaksanaan diet DM tipe 2. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung kecambah kedelai dan tepung brokoli terhadap mutu gizi, mutu organoleptik, elastisitas dan perlakuan terbaik pada mie basah bagi penderita diabetes mellitus tipe 2. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen desain Rancangan Acak Lengkap (RAL). Formulasi mie basah disusun berdasarkan standar diet DM B Prof. Askandar (2012) menggunakan 4 taraf perlakuan dan setiap taraf perlakuan dilakukan replikasi sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi tepung kecambah kedelai dan brokoli memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar abu (p=0.000), kadar protein (p=0.000), kadar lemak (p=0.000), kadar karbohidrat (p=0.000), nilai energi (p=0.000), kadar serat (p=0.000), daya putus (p=0.000), warna (p=0.000), aroma (p=0.000), (rasa (p=0.000), kekenyalan (p=0.000), dan tidak signifikan terhadap kadar air (p=0,609). Pada penelitian ini taraf perlakuan 3 (P3) dengan proporsi tepung terigu, tepung kecambah kedelai dan tepung brokoli (81:7:12) merupakan taraf perlakuan terbaik formula mie basah untuk diabetes mellitus tipe 2. Kata Kunci: Diabetes Mellitus Tipe 2, Mie Basah, Tepung Kecambah Kedelai, Tepung Brokoli
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan