2019
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
Abdominalis disebabkan karena infeksi akut pada saluran pencernaan terutama
diusus halus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhii. Penelitian ini
bertujuan memberikan asuhan keperawatan hipertermi pada pasien dengan typhus
abdominalis dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan di Puskesmas
Mulyorejo Kota Malang. Desain penelitian ini tentang studi kasus Asuhan
Keperawatan Hipertermi Pada Pasien Dengan Typhus Abdominalis yang
dilakukan kepada dua orang subjek dengan metode wawancara, obeservasi
langsung dan pemeriksan fisik. Pada Subjek 1 demam didapatkan ±2 hari dan
intervensi dilakukan selama 4x24 jam sedangkan pada Subjek 2 didapatkan
demam selama ±6 hari dan dilakukan intervensi selama 7x24 jam. Relative lebih
lama subjek 2 dibandingkan Subjek 1 karena dari hasil pemeriksaan penunjang
Subjek 1 memiliki jumlah leukosit 13.900 diatas angka normal (3,200-10,000)
sedangkan Subjek 2 memiliki leukosit normal yaitu 6.000 sehingga Subjek 1
memiliki respon imun yang lebih tinggi dibandingkan Subjek 2 dalam melawan
serangan infeksi. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya agar lebih memperdalam
pengkajian pada Subjek mengkaji secara keseluruhan faktor-faktor yang dapat
berpengaruh pada kesehatan Subjek. Mengenali tanda dan gejala yang timbul
pada penderita typhus abdoomnialis serta lebih optimal dalam memberikan
asuhan keperawatan. Dapat selalu mengembangkan pengetahuan dan ilmu untuk
peneliti selanjutnya.
Abstract (English)
Nurse Care of Hipertermi in patient with Typhus Abdominalis in Puskesmas Mulyorejo, Malang Chika Amelia Anggraeni (2019) Scientific papers DIII Nursing of malang
The hyperterm cause of typhoid fever or commonly known as Abdominal Typhus
is caused by an acute infection of the gastrointestinal Tracy especially on the
small intestine that caused by Salmonella Typhii bacteria. This study provides
hyperterm nursing care in patients with abdominal typhus using the nursing
process at the Mulyorejo Health Center in Malang City. The design of this study
is a case study of Hyperterm Nursing in Patients with Abdominal Typhus
performed on two subjects with interview methods, direct observation and
physical examination. In Subject 1 fever was founded about ± 2 days and the
intervention was carried out for 4x24 hours while in Subject 2 there was fever for
± 6 days and intervention was carried out for 7x24 hours. Relatively subject 2 was
longer than Subject 1 due to results of investigation Subject 1 had a leukocyte
count of 13,900 above the normal number (3,200-10,000) while Subject 2 had
normal leukocytes ie 6,000 so Subject 1 had a higher immune response than
Subject 2 because of fighting infection . It is expected that the next researcher can
deepen the study on the subject to study all the factors that can support the health
subject. Recognize the signs and symptoms that arise in abdominal typhus patients
and be more optimal in providing nursing care. Can always develop knowledge
and knowledge for future researchers.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.