Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2019

PERBEDAAN HEALTH BELIEF MODEL PADA IBU DENGAN KEHAMILAN NORMAL DAN RISIKO TINGGI

Penulis: NAILA AZIZAH
NIM: 1502450009
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Erni Dwi Widyana, SST.,M.Kes
Tahun: 2019
Tanggal Pengesahan: 2019-06-19
Kode KTI: 9300_613 AZI p
Subjek: Health Belief Model, Kehamilan Normal, Kehamilan Risiko Tinggi.
Kata Kunci: Health Belief Model, High Risk Pregnancy, Normal Pregnancy
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

Kondisi kehamilan yang berisiko tinggi dapat menyebabkan janin yang dikandung tidak tumbuh dengan sehat, bahkan menimbulkan kematian. Menurut Dinkes Jawa Timur tahun 2016, salah satu penyebab kematian terbesar yaitu terlambat mendeteksi (40,91%). Pemberian asuhan yang tepat sesuai kebutuhan dan tidak melihat aspek fisiknya saja tetapi juga aspek psikologis. Untuk bisa menilai keadaan psikolososial, dapat menggunakan model kepercayaan kesehatan health belief model. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbedaan health belief model pada ibu dengan kehamilan normal dan risiko tinggi. Desain penelitian analitik komparasi dengan pendekatan cross-sectional, sample sebanyak 22 ibu hamil normal dan 22 ibu hamil risiko tinggi yang memenuhi kriteria inklusi melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kueisioner yang telah di uji validitas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan terdapat perbedaan health belief model antara ibu dengan kehamilan normal dan risiko tinggi dimana sebagian besar sampel pada kelompok kehamilan risiko tinggi memiliki health belief model yang lebih baik. Analisa data mengggunakan uji Mann-Witney dengan hasil nilai ρ value sebesar 0,000 (<0,05). health belief model yang baik sebanyak 61,8% dimiliki ibu hamil dengan kehamilan risiko tinggi dan 38,2% dimiliki ibu dengan kehamilan normal. Berdasarkan keenam komponen yang ada pada health belief model meliputi kerentanan, keseriusan, manfaat, hambatan,dukungan, dan kepercayaan diri yang paling terdapat perbedaanya yaitu pada elemen kerentanan dan dukungan dimana ibu dengan kehamilan normal merasa bahwa kehamilannya saat ini tidak memiliki kerentanan dan ibu merasa kurang mendapat dukungan dari keluarga, lingkungan maupun tenaga kesehatan sehingga ibu memiliki perilaku kesehatan yang cukup. Kata Kunci :Health Belief Model, Kehamilan Normal, Kehamilan Risiko Tinggi.

Abstract (English)

The Difference Health Belief Model in Mothers with Normal Pregnancy and High Risk

Conditions of pregnancy that are at high risk can cause the fetus to be conceived to not grow healthy, even cause death. According to the East Java Health Office in 2016, one of the biggest causes of death was late detection (40.91%). Provision of appropriate care as needed and does not see only physical aspects but also psychological aspects. To be able to assess psycholosocial conditions, you can use the health belief model of the health belief model. The purpose of this study was to analyze the differences in health belief models in mothers with normal pregnancy and high risk. Comparative analytical research design with crosssectional approach, a sample of 22 normal pregnant women and 22 high risk pregnant women who met the inclusion criteria through a purposive sampling technique. The research instrument uses Kueisioner which has been tested for validity. Based on the results of the study, there is a difference in health belief model between mothers with normal pregnancy and high risk where most of the samples in the high risk pregnancy group have a better health belief model. Data analysis uses the Mann-Witney test with the results of the value ρ value of 0,000 (<0.05). Good health belief model as many as 61.8% are owned by pregnant women with high-risk pregnancies and 38.2% are owned by mothers with normal pregnancies. Based on the six components of the health belief model, including suscepbility, seriousness, benefits, barriers, support, and self-efficacy, the difference is in the element of vulnerability and support where a normal pregnancy mother feels that her current pregnancy has no vulnerability and she feels less get support from family, environment and health workers so that the mother has adequate health behavior. Keywords: Health Belief Model, High Risk Pregnancy, Normal Pregnancy
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan