Kembali ke Daftar KTI
2019 Hubungan Tingkat Konsumsi Energi, Status Gizi dan Aktivitas Fisik terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani di SDN Mojolangu 5 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang
Penulis: Hanis Annisa Rosyidah
NIM: 1503410017
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Ibnu Fajar, SKM, M.Kes.
Tahun: 2019
Tanggal Pengesahan: 2019-07-01
Kode KTI: 9300_610 ROS h
Subjek: Tingkat Konsumsi, Status Gizi, Aktivitas Fisik, Tingkat Kebugaran Jasmani.
Kata Kunci: Tingkat Konsumsi, Status Gizi, Aktivitas Fisik, Tingkat Kebugaran Jasmani.
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Hanis Annisa Rosyidah. Hubungan Tingkat Konsumsi Energi, Status Gizi dan Aktivitas Fisik terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani di SDN Mojolangu 5 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Dibawah bimbingan. Ibnu Fajar, SKM, M.Kes.
Anak usia sekolah merupakan salah satu kelompok sasaran yang berisiko mengalami masalah gizi kurang dan masalah gizi lebih. Manusia sebagai makhluk hidup dalam melakukan aktivitas sehari-hari membutuhkan kondisi tubuh yang bugar. Kebugaran jasmani mempunyai arti penting bagi anak usia sekolah, jika seseorang memiliki kebugaran jasmani dan status gizi yang tidak seimbang dapat terjadi gangguan perkembangan dan pertumbuhan karena, setiap melakukan gerak memerlukan energi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat konsumsi energi, satus gizi dan aktivitas fisik terhadap tingkat kebugaran jasmani di SDN Mojolangu 5 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.
Hasil penelitian ini yaitu: 1) 87% responden dengan tingkat konsumsi energi yang defisit (defisit tingkat berat 34%, defisit sedang 37%, defisit ringan 16%). 2) 12% responden dalam kategori status gizi (IMT) bermasalah (kurus 12%). 3) 34% responden dengan kategori aktivitas fisik kurang. 4) 24% responden dalam kategori tingkat kebugaran jasmani yang bermasalah (kurang 9% dan kurang sekali 15%). 5) Tidak terdapat hubungan bermakna antara tingkat konsumsi energi dengan status gizi pada α 0,05. 6) Tidak terdapat hubungan bermakna antara status gizi dengan tingkat kebugaran jasmani pada α 0,05. 7) Terdapat hubungan aktivitas fisik dengan tingkat kebugaran jasmani pada α 0,05.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan bermakna antara tingkat konsumsi energi dengan status gizi di SDN Mojolangu 5 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, tidak terdapat hubungan bermakna antara status gizi dengan tingkat kebugaran jasmani di SDN Mojolangu 5 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, terdapat hubungan aktivitas fisik dengan tingkat kebugaran jasmani di SDN Mojolangu 5 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.
Kata Kunci : Tingkat Konsumsi, Status Gizi, Aktivitas Fisik, Tingkat Kebugaran Jasmani.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.