Kembali ke Daftar KTI
2019 ASUHAN GIZI PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 KOMPLIKASI HIPERTENSI (STUDI KASUS DI RS LAVALETTE MALANG)
Penulis: ANISYAH AL RISKY
NIM: 1603000038
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Sutomo Rum Teguh
Tahun: 2019
Tanggal Pengesahan: 2019-07-01
Kode KTI: 9300_610 RIS a1
Subjek: Diabetes Melitus Tipe 2 komplikasi hipertensi, asuhan gizi, diagnosis gizi, intervensi gizi
Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2 komplikasi hipertensi, asuhan gizi, diagnosis gizi, intervensi gizi
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Diabetes Melitus (DM) adalah suatu kumpulan gejala yang timbul pada
seseorang yang disebabkan oleh adanya peningkatan kadar glukosa darah
akibat penurunan sekresi insulin yang progresif dilatarbelakangi oleh resistensi
insulin. Tujuan penelitian adalah mengetahui asuhan gizi pasien Diabetes Melitus
Tipe 2 komplikasi hipertensi di RS Lavalette Malang. Jenis penelitian
observasional analitik dengan desain case studies. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa terdapat 2 pasien dengan usianya ≥ 55 tahun yang didiagnosis medis
Diabetes Melitus Tipe 2 komplikasi hipertensi dan 1 pasien dengan diagnosis
medis Diabetes Melitus Tipe 2 komplikasi hipertensi dan CHF. Diagnosis gizi
ketiga pasien adalah penurunan kebutuhan (natrium), kurangnya intake makanan
dan minuman oral, perubahan fungsi gastrointestinal, kurangnya pengetahuan,
kepercayaan yang salah mengenai makanan, dan perubahan nilai laboratorium
(GDS, GDP, GD2PP). Selama intervensi gizi, jenis diet untuk pasien 1 adalah
diet DM B 1500 kkal + Rendah Garam III 1000 mg Na. Jenis diet untuk pasien 2
adalah diet DM KV 1700 kkal + Rendah Garam II 800 mg Na. Jenis diet untuk
pasien 3 adalah diet DM B 1500 kkal + Rendah Garam I 400 mg Na. Monitoring
evaluasi asupan energi dan zat gizi lainnya pada kedua pasien di hari ke-3 sudah
dapat terpenuhi sesuai dengan kebutuhan. Kecuali, pasien 1 belum dapat
memenuhi kebutuhannya dikarenakan nafsu makan turun, diare, mual, dan
lemas. Monitoring evaluasi antropometri yaitu pengukuran LLA dan TL tidak
mengalami perubahan. Hasil laboratorium kadar glukosa darah mengalami
penurunan meskipun belum mencapai angka normal. Hasil perkembangan
fisik/klinis pasien mengalami penurunan dan perubahan yang positif. Evaluasi
edukasi yang diberikan menghasilkan perubahan kepatuhan diet dan masih
diperlukan perhatian khusus dari keluarga agar untuk memantau kesesuaian
antara asupan makan di rumah dengan edukasi gizi yang sudah diberikan.
Kata kunci : Diabetes Melitus Tipe 2 komplikasi hipertensi, asuhan gizi,
diagnosis gizi, intervensi gizi, monitoring dan evaluasi.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.