Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2018

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN TYPOID DENGAN RESIKO TINGGI DEFISIENSI VOLUME CAIRAN DAN ELEKTROLIT DI PUSKESMAS NGUNUT KECAMATAN NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG

Penulis: SUTO IMAM ARDJO
NIM: P17210176032
Program Studi: JURUSAN KEPERAWATAN PRODI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Edy Suyanto, SST, MPH
Tahun: 2018
Tanggal Pengesahan: 2018-06-04
Kode KTI: 9300_610 ARD a
Subjek: Defisiensi cairan elektrolit, Typoid
Kata Kunci: Defisiensi cairan elektrolit, Typoid
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

ABSTRAK Suto Imam Ardjo. NIM. P17210176032. Asuhan Keperawatan Pada Klien Typoid Dengan Resiko Tinggi Defisiensi Volume Cairan dan Elektrolit Di Puskesmas Ngunut Kabupaten Tulungagung. Karya Tulis Ilmiah, Pembimbing : Edy Suyanto, SST, MPH. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Jurusan Keperawatan, Prodi DIII Keperawatan Malang. 2018. Demam tifoid merupakan suatu penyakit infeksi yang terjadi pada usus halus yang disebabkan oleh salmonella thypii. Gejala demam tifoid adalah demam lebih dari satu minggu. Masalah pada klien dengan gastritis adalah kekurangan cairan elektrolit. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan pada klien typoid dengan resiko tinggi defisiensi volume cairan dan elektrolit di Puskesmas Ngunut Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yaitu studi kasus, dengan jumlah 2 responden dengan dua kasus yang sama yaitu masalah defisiensi volume cairan dan elektrolit pada pasien typoid. Pengumpulan data dilakukan pada kedua responden yaitu: MRS tanggal 04 Mei 2018 dan 14 Mei 2018, Pengkajian tanggal 04-06 Mei 2018 dan 14-16 Mei 2018. Data dikumpulkan dengan cara WOD (wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan dokumentasi), dan menggunakan instrumen penelitian berupa lembar pengkajian asuhan keperawatan. Hasil asuhan keperawatan dibandingkan, dianalisis dan ditarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, setelah dilakukan tindakan 3 x 24 jam didapatkan kedua pasien sama-sama mengalami peningkatan nafsu makan dan dapat makan dalam porsi normal dan minum 5-6 gelas serta keadaan umum pasien meningkat menjadi baik. Pemberian cairan dan elektrolit yang cukup dan sesegera mungkin dapat mengantisipasi dan meningkatkan ketidakseimbangan cairan dan elektrolit pada penderita typpoid. Direkomendasikan kepada tenaga kesehatan dalam pencegahan dan penatalaksanaan pasien yang mengalami masalah defisiensi cairan dan elektrolit dengan memberikan cairan elektrolit sesegera mungkin sesuai dengan kebutuhan klien. Kata Kunci: Defisiensi cairan elektrolit, Typoid
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan