2018
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
ABSTRAK
DWIKI AYU PUSPITA SARI. 2018. Kontribusi Makan Siang Terhadap Kecukupan
Energi Dan Zat Gizi Ditinjau Dari Standar Porsi Dan Tingkat Konsumsi Pada
Penyelenggaraan Makanan Di SD Islam Terpadu Al-Rahbini Gondanglegi Kabupaten
Malang. Pembimbing : Dwie Soelistyorini dan Maryam Razak.
Penyelenggaraan makanan anak sekolah di SD Islam Terpadu Al-Rahbini
belum mempunyai siklus menu dan belum mempunyai standar porsi. Pengamatan
dari 20% besar sampel, yaitu 11 anak sekolah usia 10-12 tahun, menunjukkan
bahwa porsi yang diberikan pada makan siang untuk anak laki-laki dan perempuan
adalah nasi 95 gr, sayur 118 gr dan tahu 24 gr. Hal tersebut belum sesuai dengan
standar porsi yang dianjurkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
kontribusi makan siang terhadap kecukupan energi dan zat gizi ditinjau dari standar
porsi dan tingkat konsumsi pada penyelenggaraan makanan di SD Islam Terpadu Al-
Rahbini Gondanglegi Kabupaten Malang.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian non experimental yakni
observasional yang bersifat deskriptif dan menggunakan desain penelitian
crossectional. Populasi penelitian ini adalah anak sekolah usia 10-12 tahun yaitu
kelas 4, 5 dan 6. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive
Sampling. Jumlah sampel yang diambil yaitu sejumlah 56 anak. Teknik pengumpulan
data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi.
Dari hasil analisis data, dapat diketahui : Karakteristik responden, jenis
kelamin responden berjenis kelamin laki-laki 59% dan perempuan 41%. Usia
responden berusia 11 tahun (48%). Berat badan responden jenis kelamin lak-laki
termasuk kategori berat badan baik 18 anak (54,4%), sedangkan responden jenis
kelamin perempuan sebagian besar termasuk kategori berat badan kurang 19 anak
(82,6%). Standar porsi makanan yang disajikan belum sesuai dengan standar yang
dianjurkan (90%-119% dari standar porsi) yaitu porsi makanan pokok 87,8%, lauk
hewani 0%, lauk nabati 45%, sayur 67% dan buah 60%. Tingkat konsumsi energi
dan zat gizi (protein, lemak, karbohidrat dan zat besi) sebagian besar tergolong
defisit tingkat berat yaitu tingkat konsumsi energi 48 anak (85,7%), protein 54 anak
(96,4%), lemak 56 anak (100%), karbohidrat 16 anak (28,6%), zat besi 42 anak
(75%) dan tingkat konsumsi vitamin C tergolong defisit tingkat ringan 18 anak
(39,3%). Kontribusi makan siang terhadap kecukupan energi dan zat gizi (protein,
lemak, karbohidrat, zat besi dan vitamin C) termasuk dalam kategori kurang
(dibawah 100% dari kebutuhan makan siang) yaitu energi 49,8%, protein 41,4%,
lemak 25,3%, karbohidrat 68,3%, zat besi 48,6% dan vitamin C 75,3%. Pihak
sekolah perlu bekerja sama dengan ahli gizi puskesmas untuk diadakan edukasi
atau penyuluhan pada tenaga pengolah makanan dengan materi menyusun menu
seimbang, perencanaan menu sekolah, siklus menu dan standar porsi yang sesuai
untuk anak sekolah dasar, biaya makan siang dapat dinaikan menjadi Rp. 5.000,00 –
Rp. 7.000,00/porsi, serta penambahan porsi makan siang yang disajikan untuk
siswa-siswi kelas 4 dan 5 sesuai dengan standar porsi yang dianjurkan untuk anak
usia 10-12 tahun.
Kata Kunci : Standar Porsi Makan Siang, Tingkat Konsumsi, Ketersediaan Energi
dan Zat Gizi
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.