Kembali ke Daftar KTI
2018 HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KEBOSANAN KERJA PADA PERAWAT PERIOPERATIF DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MARDI WALUYO BLITAR
Penulis: Maria Anindyta Widiasti
NIM: 1401460010
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Tri Johan A. Y,S.Kp.,M.Kep.
Tahun: 2018
Tanggal Pengesahan: 2018-06-04
Kode KTI: 9300_610 WID h
Subjek: Budaya Organisasi, Kebosanan Kerja, Perawat Perioperatif
Kata Kunci: Budaya Organisasi, Kebosanan Kerja, Perawat Perioperatif
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Hubungan Budaya Organisasi dengan Kebosanan Kerja pada Perawat Perioperatif di IBS RSUD Mardi Waluyo Blitar, Maria Anindyta Widiasti (2018), Skripsi, Program Studi D-IV Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing 1: Dr. Tri Johan A. Y,S.Kp.,M.Kep., Pembimbing 2: Imam Subekti, S.Kp., M.Kep., Sp.Kom.
Kata Kunci: Budaya Organisasi, Kebosanan Kerja, Perawat Perioperatif
Kebosanan kerja adalah suatu bagian dari stress kerja yang mungkin saja dapat dialami oleh setiap pekerja karena berbagai faktor. Faktor-faktor yang seringkali dapat menimbulkan kejenuhan yaitu jika hal tersebut dilakukan setiap hari dan menjadi rutinitas atau kebiasaan dalam lingkup kerja. Dalam hal ini, budaya organisasi adalah salah satu faktor yang dipilih untuk menilai adakah terjadinya kebosanan kerja pada perawat perioperatif yang bekerja di ruang operasi. Penelitian ini memiliki rumusan masalah yaitu apa terdapat hubungan antara budaya organisasi dengan kebosanan kerja pada perawat perioperatif di IBS RSUD Mardi Waluyo Blitar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara budaya organisasi dengan kebosanan kerja pada perawat perioperatif di IBS RSUD Mardi Waluyo Blitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasi. Adapun data diperoleh dari penyebaran kuesioner selama bulan April kepada 16 responden. Analisa data dari penelitian ini menggunakan analisis SPSS Pearson Product Moment dengan hasil 0.057 ( > 0.050). Berdasarkan hasil tersebut, maka didapat kesimpulan tidak terdapat hubungan antara budaya organisasi dengan kebosanan kerja pada perawat perioperatif di IBS RSUD Mardi Waluyo Blitar. Saran penelitian selanjutnya yaitu faktor-faktor kebosanan kerja yang lain untuk dikembangkan.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.