Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2018

PENGARUH PERAWATAN LUKA BAKAR DERAJAT II MENGGUNAKAN TOPIKAL GEL LIDAH BUAYA ( Aloe Vera) TERHADAP RE-EPITELISASI JARINGAN PADA TIKUS GALUR WISTAR (Ratus Norvegicus)

Penulis: MOCHAMMAD FUAD BADAWI
NIM: P17211175011
Program Studi: PROGRAM STUDI D IV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Ni Luh Putu Eka S, S.Kp.,M.Kes. dan Wahyuningsri,S.Pd., M.Kes.
Tahun: 2018
Tanggal Pengesahan: 2018-06-04
Kode KTI: 9300_610 BAD p
Subjek: Luka Bakar, Gel Lidah Buaya, Re-epitelisasi Jaringan.
Kata Kunci: Luka Bakar, Gel Lidah Buaya, Re-epitelisasi Jaringan.
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

ABSTRAK Pengaruh Perawatan Luka Bakar Derajat II Menggunakan Topikal Gel Lidah Buaya ( Aloe Vera) Terhadap Re-Epitelisasi Jaringan Pada Tikus Galur Wistar (Ratus Norvegicus). Mochammad Fuad Badawi (2018). Skripsi. Eksperimental. Program Studi D-IV Keperawatan Malang. Jurusan Keperawatan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Dosen Pembimbing: Dr. Ni Luh Putu Eka S, S.Kp.,M.Kes. dan Wahyuningsri,S.Pd., M.Kes. Luka bakar merupakan respon jaringan kulit terhadap trauma suhu yang menyebabkan infeksi, ulkus, morbiditas, dan kematian pada pasie, biasanya penanganan luka bakar dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan Aloe vera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh topikal gel Lidah buaya (Aloe vera) konsentrasi 10%, 20% terhadap Re-epitelisasi jaringan pada tikus galur wistar (Rattus norvegicus) pada luka bakar derajat II. Penelitian ini menggunakan desain Eksperimental dengan sampel 36 tikus terbagi dalam 4 kelompok; kelompok NaCl 0,9%, kelompok Silver Sulfadiazine 1%, kelompok Aloe vera 10%, dan kelompok Aloe vera 20%. Masing-masing kelompok dilakukan pengambilan sampel kulit luka bakar pada hari ke 4, 8, 12. Semua data diolah dan dianalisis statistik menggunakan SPSS 23. Hasil penelitian dengan uji Independent T-test dan Paired T-test menunjukkan bahwa hasil perbandingan rerata pertumbuhan epitel antara kelompok NaCl 0,9%, Silver Sulfadiazine 1%, Aloe vera 20%, tidak terdapat perbedaan yang bermakna (p>0,05) dan sedangkan Aloe vera 10% lebih efektif dibandingkan NaCl 0,9% Silver Sulfadiazine 1% dan Aloe vera 20%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Aloe vera 10% dapat digunakan sebagai alternative pilihan penyembuhan luka bakar derajat II karena memiliki efek yang sama dengan NaCl 0,9%, Silver Sulfadiazine 1% dan Aloe vera 20%. Rekomendasi bagi peneliti lain gel Aloe vera ini dapat dijadikan penelitian pada manusia yang mengalami luka bakar, khususnya luka bakar derajat II. Kata Kunci: Luka Bakar, Gel Lidah Buaya, Re-epitelisasi Jaringan.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan