2018
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
ABSTRAK
Anisa Nurkholifah (2018). Tingkat Nyeri Punggung Pada Sopir Angkutan Kota Sebelum dan Sesudah Diberikan Latihan William Flexion di Terminal Landungsari Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keprawatan Malang, Jurusan Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Malang. Pembimbing Lenni Saragih, SKM, M.Kes.
Kata Kunci: Nyeri Punggung, Latihan William flexion
Nyeri punggung bawah karena duduk lama dalam posisi statis akan menyebabkan kontraksi otot yang terus menerus dan terjadi penyempitan pembuluh darah. Pada penyempitan pembuluh darah aliran darah terhambat dan terjadi sistemik, sehingga jaringan kekurangan oksigen dan nutrisi. Sedangkan kontraksi otot yang lama akan menyebabkan penumpukan asam laktat, yang mana kedua hal tersebut menyebabkan nyeri punggung. Salah satu tindakan nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri punggung adalah latihan William flexion. Sampai saat ini belum ada data penelitian tentang nyeri punggung pada sopir angkot di Indonesia khususnya di Malang, tetapi riset sudah banyak meneliti mengenai keluhan nyeri punggung pada pekerja lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat nyeri punggung pada sopir angkutan kota sebelum dan sesudah dilakukan latihan William Flexion. Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Studi Kasus dengan subyek satu orang yaitu Tn A. Penelitian dilakukan dalam 6 kali pertemuan selama 2 minggu pada tanggal 31 Mei- 13 Juni 2018. Hasil penelitian pada subyek didapatkan tingkat skala nyeri punggung sebelum dilakukan latihan William Flexion adalah 6 (sedang) dan setelah dilakukan latihan William Flexion menurun menjadi 2 (ringan), terjadinya penurunan nyeri punggung karena subyek melakukan latihan William Flexion sesuai SOP yang dilakukan 1 kali sehari secara rutin selama 2 minggu. Peneliti menyimpulkan bahwa nyeri punggung dapat berkurang dengan melakukan latihan wilillam flexion pada sopir angkutan kota dari nyeri sedang menjadi nyeri ringan. Direkomendasikan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian tentang tingkat nyeri punggung dengan metode korelasi antara latihan William Flexion dengan tingkat nyeri.
Abstract (English)
Level of Back Pain In City Transport Driver Before and After Given William Flexion Exercise at Landungsari Terminal Malang. Scientific Paper Case Study, Study Program DIII Keperawatan Malang, Malang Nursing Department, Ministry of Health Malang Health Polytechnic
vi
ABSTRACT
Anisa Nurkholifah (2018). Level of Back Pain In City Transport Driver Before and After Given William Flexion Exercise at Landungsari Terminal Malang. Scientific Paper Case Study, Study Program DIII Keperawatan Malang, Malang Nursing Department, Ministry of Health Malang Health Polytechnic. Supervisor Lenni Saragih, SKM, M. Kes.
Keywords: Back Pain, William flexion Exercise
Lower back pain due to long sitting in a static position will cause continuous muscle contraction and narrowing of blood vessels. In narrowing of blood vessels, blood flow is inhibited and occurs systemically, so that the tissue lacks oxygen and nutrients. While the old muscle contraction will cause the buildup of lactic acid, which both cause back pain. One of the nonpharmacological actions that can be used to reduce back pain is William flexion's exercise. Until now there has been no research data about back pain in angkot drivers in Indonesia, especially in Malang, but research has been much research on complaints of back pain in other workers. The purpose of this study to determine the level of back pain in the city transport driver before and after the William Flexion exercise. The research design used is Descriptive Case Study with subject of one person that is Tn A. The research was conducted in 6 meeting for 2 weeks on 31 May to 13 June 2018. The result of the research on the subjects got the level of back pain scale before the exercise of William Flexion is 6 (being) and after the exercise of William Flexion decreased to 2 (Light), the decrease of back pain because the subjects did the exercises of William Flexion according to SOP performed once a day routinely for 2 weeks. Researchers concluded that back pain can be reduced by doing flexion wilillam training on city transport drivers from pain being mild pain. It is recommended for further researchers to conduct research on the level of back pain with the method of correlation between William Flexion's training and the level of pain
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.