Kembali ke Daftar KTI
2018 PENYELENGGARAAN MAKANAN LITTLE BOX CATERING MALANG (STUDI KANDUNGAN ENERGI, PROTEIN, LEMAK, KARBOHIDRAT, ZAT BESI DAN SERAT) PADA MENU PAKET BEKAL SEHAT SEKOLAH
Penulis: YULIA ULFIANA
NIM: 1503000065
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III GIZI
Dosen Pembimbing: Bachyar Bakri, SKM., M.Kes.
Tahun: 2018
Tanggal Pengesahan: 2018-06-04
Kode KTI: 9300_610 ULF p
Subjek: golongan umur, higiene sanitasi, kandungan energi dan zat gizi, tenaga penjamah makanan
Kata Kunci: golongan umur, higiene sanitasi, kandungan energi dan zat gizi, tenaga penjamah makanan
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Yulia Ulfiana, 2018. Penyelenggaraan makanan Little Box Catering Malang (studi kandungan energi, protein, lemak, karbohidrat, zat besi dan serat) pada menu paket bekal sehat sekolah. Pembimbing: Bachyar Bakri, SKM., M.Kes.
Hasil studi pendahuluan pada bulan Maret 2018 menghasilkan penyajian menu paket bekal sehat sekolah di Little Box Catering Malang masih belum lengkap. Standar porsi yang tertulis sudah ada, namun untuk menu paket bekal sehat sekolah pemorsian masih dilakukan oleh tenaga pengolah. Higiene personal tenaga penjamah makanan masih kurang karena belum menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) yang lengkap. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kandungan energi dan zat gizi dan karakteristik, pengetahuan dan perilaku higiene tenaga penjamah makanan di Little Box Catering Malang.
Jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain penelitian cross sectional studies. Sampel yang digunakan adalah menu makan siang selama 6 hari dan semua tenaga penjamah makanan. Cara pengumpulan data dengan wawancara dan alat bantu kuisioner.
Hasil penelitian kandungan energi dan protein sebagian besar masih belum sesuai untuk golongan umur 4-12 tahun. Tenaga penjamah makanan berusia antara 30-40 tahun dengan masa kerja >3 tahun, pendidikan terakhir bervariasi yaitu SMP, SMA dan perguruan tinggi. Pengetahuan sebagian besar baik namun perilaku tenaga penjamah sebagian besar masih berkategori cukup.
Bagi pemilik katering perlu untuk menyediakan APD (Alat Pelindung Diri), melakukan pelatihan atau kursus higiene sanitasi bagi penjamah makanan serta meninjau ulang pola menu supaya menu yang disediakan menjadi seimbang. Bagi pengolah makanan untuk meningkatkan perilaku higiene sanitasi dalam pengolahan makanan, yaitu menghindari perilaku berbicara saat mengolah makanan, mencicipi makanan tanpa menggunakan sendok atau peralatan lainnya, serta dalam pengolahan makanan ketika menyiapkan dan menyajikan makanan meja dalam keadaan bersih dan menggunakan APD (Alat Pelindung Diri).
Kata kunci: golongan umur, higiene sanitasi, kandungan energi dan zat gizi, tenaga penjamah makanan
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.