Kembali ke Daftar KTI
2018 PERBEDAAN HASIL HITUNG TAKSIRAN BERAT JANIN ANTARA RUMUS JOHNSON TAUSACK DAN NISWANDER TERHADAP BERAT BADAN LAHIR DI PMB SOEMIDYAH IPUNG KOTA MALANG
Penulis: NURUL HASANAH
NIM: 1402450078
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Erni Dwi Widyana, S.ST., M.Kes. Naimah, SKM., M.Kes.
Tahun: 2018
Tanggal Pengesahan: 2018-06-04
Kode KTI: 9300_610 HAS p
Subjek: Taksiran Berat Janin, Johnson Tausack, Niswander, Berat Badan Lahir
Kata Kunci: Taksiran Berat Janin, Johnson Tausack, Niswander, Berat Badan Lahir
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Hasanah, Nurul. 2018. Perbedaan Hasil Hitung Taksiran Berat Janin antara Rumus Johnson Tausack dan Niswander terhadap Berat Badan Lahir di BPM Soemidyah Ipung Kota Malang. Skripsi, Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Erni Dwi Widyana, S.ST., M.Kes. Pembimbing Pendamping : Naimah, SKM., M.Kes.
Berbagai upaya pemantauan kesejahteraan janin selama kehamilan dilakukan untuk menurunkan angka kematian perinatal dengan mengetahui ciri-ciri pertumbuhan janin terhambat (PJT) saat masih in utero, sehingga tenaga kesehatan dapat merencanakan metode persalinan yang tepat dengan cara memprediksi taksiran berat janin menggunakan rumus tertentu berdasarkan tinggi fundus uteri (TFU). Beberapa rumus yang pernah digunakan dan dipertimbangkan dalam menentukan taksiran berat janin adalah rumus Johnson Tausack dan rumus Niswander. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil hitung taksiran berat janin menggunakan rumus Johnson Tausack dan Niswander terhadap berat badan lahir. Desain penelitian yang dipakai oleh peneliti adalah studi komparatif dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik sampling total sampling sejumlah 34 responden. Instrumen penelitian menggunakan pita ukur non elastis (metheline) dan timbangan bayi digital LAICA BF-2051 dengan ketelitian 0,01 kg. Hasil hitung taksiran berat janin menggunakan rumus Johnson Tausack memiliki ketepatan 94,1% dan Niswander 67,6%. Analisa data menggunakan uji independent t-test dan didapatkan hasil nilai ⍴ value 0,018 pada taraf signifikansi 5%, dapat disimpulkan ada perbedaan hasil hitung taksiran berat janin antara rumus Johnson Tausack dan Niswander terhadap berat badan lahir. Berdasarkan hasil penelitian, hasil hitung taksiran berat janin menggunakan rumus Johnson Tausack dapat dijadikan pertimbangan untuk memprediksi berat badan lahir.
Kata Kunci : Taksiran Berat Janin, Johnson Tausack, Niswander, Berat Badan Lahir
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.