Kembali ke Daftar KTI
2018 IMPLEMENTASI APLIKASI PELAPORAN ASSEMBLING RAWAT INAP DI RSUD Dr. R. SOEDARSONO PASURUAN
Penulis: FIRDAUSI NUZULA WIDAFARDANI
NIM: 1504000003
Program Studi: PRODI DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Bernadus Rudy Sunindya, MPH.
Tahun: 2018
Tanggal Pengesahan: 2018-06-04
Kode KTI: 9300_610 WID i
Subjek: Aplikasi pelaporan assembling, respond time, KLPCM (Ketidak Lengkapan Pengisian Catatan Medis).
Kata Kunci: Aplikasi pelaporan assembling, respond time, KLPCM (Ketidak Lengkapan Pengisian Catatan Medis).
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Firdausi Nuzula Widafardani. 2018. Implementasi Aplikasi Pelaporan Assembling Rawat Inap Di RSUD Dr. R. Soedarsono Pasuruan. Laporan Tugas Akhir. Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Dibimbing oleh Bernadus Rudy Sunindya, MPH.
Pencatatan dan pelaporan assembling rawat inap di rumah sakit dapat digunakan sebagai data untuk mengetahui jumlah formulir rekam medis yang tidak terisi. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan waktu Pencatatan dan pelaporan assembling rawat inap sebelum dan sesudah Implementasi Aplikasi Pelaporan Assembling di RSUD. Dr. Soedarsono Pasuruan. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian praeksperimen Pre-test and Post-test Group artinya melakukan observasi sebanyak 2 kali yaitu sebelum eksperimen dan sesudah eksperimen.. Jumlah populasi 180 dokumen rekam medis, 64 sebelum dan 64 sesudah dilakukan implementasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus derajat kebebasan. Hasil penelitian didapatkan rata-rata waktu Pencatatan dan pelaporan assembling sebelum implementasi aplikasi pelaporan assembling 69,32 detik dan rata-rata waktu Pencatatan dan pelaporan assembling sesudah implementasi aplikasi pelaporan assembling 21,46 detik. kegiatan untuk melakukan kegiatan KLPCM (Ketidak Lengkapan Pengisian Catatan Medis) pada laporan assembling di RSUD. Dr. R. Soedarsono Pasuruan masih menggunakan manual oleh karena itu peneliti membuat aplikasi assembling. Dengan uji independent T-Test menggunakan SPSS didapatkan hasil nilai probabilitas atau sig. (2-tailed) sebesar 0,000 <0,05 maka H0 ditolak yang berarti Terdapat perbedaan keefisiensian waktu dengan menggunakan aplikasi assembling.
Kata kunci : Aplikasi pelaporan assembling, , respond time, KLPCM (Ketidak Lengkapan Pengisian Catatan Medis).
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.