Kembali ke Daftar KTI
2018 PEMBUATAN APLIKASI TRACER ELEKTRONIK BERBASIS WEB GUNA MENGURANGI TINGKAT KEJADIAN HILANGNYA DOKUMEN REKAM MEDIS DI PUSKESMAS KENDALSARI MALANG
Penulis: FARAH TIFANNY AISYAH ANINDYA PUTRI
NIM: 1504000048
Program Studi: D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan
Dosen Pembimbing: drg. Rinawati Basuki, M.Kes
Tahun: 2018
Tanggal Pengesahan: 2018-06-04
Kode KTI: 9300_610 FAR p
Subjek: aplikasi tracer elektronik berbasis web, dokumen rekam medis
Kata Kunci: aplikasi tracer elektronik berbasis web, dokumen rekam medis
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Farah Tifanny Aisyah Anindya Putri. 2018. ”Pembuatan Aplikasi Tracer Elektronik Berbasis Web Guna Mengurangi Tingkat Kejadian Hilangnya Dokumen Rekam Medis di Puskesmas Kendalsari Malang”. Laporan Tugas Akhir D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Politeknik Kesehtan Kemenkes Malang. Pembimbing: drg. Rinawati Basuki, M.Kes
Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan aspek prefentif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya. Berdasarkan hasil studi praktik kerja lapangan II, Puskesmas Kendalsari Malang kurang maksimal dalam penggunaan Tracer untuk pengambilan dokumen rekam medis, sehingga dokumen rekam medis tidak ada di rak filing atau hilang pada saat pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengendalian dokumen rekam medis dengan menggunakan aplikasi tracer elektronik berbasis web di Puskesmas Kendalsari Malang. Penelitian ini mengggunakan metode Independent Samples. Teknik analisa data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan Independent Samples Test yang digunakan untuk menguji hipotesis pada 2 kelompok yang tidak saling berhubungan dan memiliki tipe data interval dan rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi telah berjalan 100% sesuai fungsinya. Jumlah dokumen rekam medis yang hilang sebelum menggunakan aplikasi adalah 37 dokumen rekam medis dan jumlah dokumen rekam medis yang hilang setelah menggunakan aplikasi adalah 19 dokumen rekam medis. Dari hasil tersebut dilakukan analisa menggunakan SPSS24 dan didapatkan bahwa nilai sig (2-tailed) sejumlah 0,000, hasil ini kurang dari 0,05 yang artinya H0 ditolak H1 diterima. Hal ini dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan jumlah dokumen rekam medis yang hilang sebelum dan sesudah penggunaan Aplikasi Tracer Elektronik berbasis Web.
Kata kunci : aplikasi tracer elektronik berbasis web, dokumen rekam medis
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.