2018
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
Asupan makanan yang tidak seimbang, berkaitan dengan kandungan
zat gizi dalam makanan yaitu karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin,
dan air merupakan salah satu faktor yang dikaitkan dengan terjadinya
stunting (UNICEF,2007).Metode recall 24 jam dipilih sebagai metode
pengumpulan data konsumsi pangan akan tetapi mempunyai beberapa
kelemahan sehingga diperlukan suatu panduan khusus. Penggunaan buku
saku pedoman food recall 24 jam digunakan oleh pewawancara dengan
panduan bertanya yang disusun secara sistematis sesuai dengan urutan
pertanyaan yang berkaitan dengan bahan makanan dan URT yang
digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan
buku saku recall 24 jam terhadap hasil asupan energi dan karbohidrat pada
balita stunting usia 2–5 tahun di Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau,
Kabupaten Malang.
Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan desain Cross
Sectional Study untuk menguji pengaruh penggunaan buku saku terhadap
hasil recall 24 jam pada balita stunting. Penelitian ini dilakukan di Desa
Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang pada Februari 2018.
Jumlah subjek sebanyak 50 balita diambil sesuai kriteria inklusi dan eksklusi.
Data yang diambil meliputi asupan konsumsi energi dan karbohidrat,
pendidikan ibu balita, pendapatan keluarga, dan status gizi balita. Cara
pengumpulan data diperoleh dengan wawancara secara langsung dan recall
secara manual serta recall menggunakan buku panduan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil recall secara manual pada
konsumsi energi 943,3 kkal, serta karbohidrat 130,5 g dan pada hasil yang
menggunakan buku saku adalah 985,6 kkal dan 132,2 g, yang berarti ada
perbedaan hasil secara nyata. Hasil uji SPSS dengan Paired Sample T-Test
menunjukkan p=0,000 dan p=0,039 dimana p<0,05 yang berarti ada
pengaruh penggunaan buku saku recall 24 jam terhadap hasil asupan energi
dan karbohidrat. Hasil tingkat akurasi asupan energi dan karbohidrat
menggunakan buku saku lebih tinggi yaitu 78,7% dan 76,9% dibandingkan
dengan recall manual yaitu 75,7% dan 75,9%. Sedangkan uji presisi energi
dan karbohidrat pada recall manual lebih tinggi yaitu 31% dan 35,2%
dibandingkan hasil recall dengan buku saku yaitu 28,7% dan 34,8%. Saran
dari penelitian ini adalah media buku saku recall dapat digunakan dalam
pengumpulan data atau wawancara recall kepada responden yang dilakukan
oleh enumerator.
Kata Kunci: Buku Saku, Presisi dan Akurasi, Hasil Asupan Energi & Karbohidrat,
dan Status Gizi Stunting Balita.
Abstract (English)
The Effect of Using Pocket Books on Precision and Accuracy of Energy and Carbohydrate Intake in Toddlers Stunting Age 2-5 years in Karangwidoro Village, Dau District, Malang Regency. Scientific papers, DIII Nutrition Malang program, Department of Nutrition, Health Polytechnic Kemenkes Malang
Unbalanced food intake, related to nutrient content in the diet of carbohydrates, proteins, fats, minerals, vitamins, and water is one of the factors associated with the occurrence of stunting (UNICEF, 2007). 24-hour recall method was selected as a method of data collection consumption of food, but has several weaknesses so that a special guide is needed. In addition, the function of random error or random error in measurement, and most cases is indeed a variation in the measurements that actually occur after the recall with two methods, then tested precision and accuracy test to determine the extent to which the measurement results in accordance with the standard value already received. The purpose of this research is to know the effect of using pocket book to precision and accuracy of energy and Carbohydrate intake with recall method in children aged 2-5 years old stunting in Karangwidoro village, Dau district, Malang regency.
The type of this research is comparative research with cross sectional study design to test the difference between food recall manual and food recall using pocket book on toddler stunting. This research was done in Karangwidoro Village, Dau District, Malang Regency in February 2018. Number of subjects as many as 50 balita taken according to inclusion and exclusion criteria. Data taken include the intake of energy & Carbohydrate consumption, education of infant mothers, family income, and nutritional status of children under five. The way of data collection is obtained by interviewing directly and recall manually and recall using manual.
The results showed recall manually on energy intake 943,3 kcal, and Carbohydrate 4,9 mg, in result using pocket book is 985,6 kcal and 130,5 g, which mean there is difference of result significantly. The result of SPSS test with Paired Sample T-Test shows p = 0,000 and p = 0,039 where p <0,05 meaning there is influence of using 24-hour recall pocket book to result of energy and Carbohydrate intake. The result of the accuracy of energy and Carbohydrate intake using pocket book is higher that is 78,7% and 76,9% compared with manual recall that is 75,7% and 75,9%. While the result of energy and Carbohydrate precision test on manual recall is higher that is 31% and 35,2% compared to result of recall with pocket book that is 28,7% and 34,8%. The suggestion from this research is pocket book recall media can be used in data collection or interview recall to the respondent conducted by enumerator.
Keywords: Pocket Book,, Precision and Accuracy, Intake of Energy & Carbohydrate, and Nutritional Status (Stunting) Toddler.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.