Kembali ke Daftar KTI
2018 TEKANAN DARAH DAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN HIPERTENSI SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN TERAPI MUSIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BARENG KOTA MALANG
Penulis: NABILAH ALWAFI TALI SUKMA
NIM: 1501100066
Program Studi: JURUSAN KEPERAWATAN PRODI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Susi Milwati, S.Kp., M.Pd
Tahun: 2018
Tanggal Pengesahan: 2018-06-04
Kode KTI: 9300_610 SUK t
Subjek: Tekanan Darah, Kualitas Hidup, Hipertensi, Terapi Musik
Kata Kunci: Tekanan Darah, Kualitas Hidup, Hipertensi, Terapi Musik
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Tekanan Darah Dan Kualitas Hidup Pada Pasien Hipertensi Sebelum Dan
Sesudah Diberikan Terapi Musik di Wilayah Kerja Puskesmas Bareng Kota
Malang. Nabilah Alwafi Tali Sukma (2018). Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus.
Program Studi DIII Keperawatan Malang. Jurusan Keperawatan Malang.
Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Malang. Pembimbing Dr. Susi
Milwati, S.Kp., M.Pd
Kata Kunci: Tekanan Darah, Kualitas Hidup, Hipertensi, Terapi Musik
Salah satu Penyakit Tidak Menular yang menjadi masalah kesehatan yang sangat
serius saat ini adalah hipertensi yang disebut sebagai the silent killer. Salah satu
alternatif non-farmakologi yang dapat menurunkan tekanan darah adalah terapi
musik. Seseorang yang menderita hipertensi diketahui memiliki kualitas hidup
yang rendah daripada dengan orang yang tensinya normal. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui tekanan darah dan kualitas hidup pada pasien hipertensi
sebelum dan sesudah dilakukan terapi musik di wilayah kerja Puskesmas Bareng.
Desain penelitian adalah studi kasus dengan wawancara, observasi, dan kuisioner
dengan 1 responden penderita hipertensi. Pengumpulan data pada 11-25 Mei 2018.
Hasil penelitian yang dilakukan didapatkan hasil tekanan darah sebelum diberikan
terapi musik 150/90 mmHg dan sesudah diberikan terapi musik 130/75 mmHg.
Sedangkan hasil penelitian terhadap kualitas hidup pertemuan pertama didapatkan
hasil kualitas hidup dimensi fisik dan dimensi hubungan sosial rendah sedangkan
kualitas hidup dimensi psikologis dan lingkungan sedang. Pada pertemuan
keempat didapatkan hasil kualitas hidup dimensi fisik, dimensi psikologis dan
dimensi hubungan sosial sedang. Sedangkan kualitas hidup dimensi lingkungan
rendah. Kesimpulan, tekanan darah setelah diberikan terapi musik mengalami
penurunan dan kualitas hidup responden secara umum sedang. Dari hasil
penelitian direkomendasikan kepada subjek penelitian untuk melakukan terapi
musik sebagai terapi non-faramakologi untuk mengendalikan tekanan darah.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.