Kembali ke Daftar KTI
2017 POLA PERTUMBUHAN BALITA DAN HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH TERKAIT PENYAKIT INFEKSI DENGAN STATUS GIZI ANAK DI KABUPATEN MALANG
Penulis: Prillinsya Violetha Herlambang
NIM: 1403000023
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Sugeng Iwan, STP, M.Kes
Tahun: 2017
Tanggal Pengesahan: 2017-07-01
Kode KTI: 9300_610 HER p
Subjek: Penyakit Infeksi, Pola Asuh, Pola Pertumbuhan, Status Gizi
Kata Kunci: Penyakit Infeksi, Pola Asuh, Pola Pertumbuhan, Status Gizi
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
POLA PERTUMBUHAN BALITA DAN HUBUNGAN ANTARA POLA
ASUH TERKAIT PENYAKIT INFEKSI DENGAN STATUS GIZI ANAK
DI KABUPATEN MALANG
Prillinsya Violetha Herlambang
Program Studi DIII Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang
email: prillinsya.violetha62@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakang: Salah satu faktor yang dapat menyebabkan masalah gizi pada
balita adalah penyakit infeksi yang pernah atau sering diderita. Hal tersebut
dikarenakan penyakit infeksi dapat menurunkan nafsu makan serta balita tidak
merasa lapar. Penyakit ini juga menghabiskan sejumlah kalori dan protein yang
seharusnya digunakan untuk pertumbuhan. Tidak semua orang tua dapat
mengasuh balitanya yang sedang sakit dengan benar. Beberapa orang tua tidak
membawa balitanya ke petugas kesehatan dan hanya memberikan obat biasa yang
dijual bebas diwarung, serta banyak orang tua yang mengiyakan ketika balita
tidak mau makan saat sakit. Hal tersebut dapat memperburuk keadaan kesehatan
balita serta dapat menurunkan berat badan dan status gizi balita. Berdasarkan hasil
kegiatan Riskesdas tahun 2013, prevalensi gizi buruk dan gizi kurang pada balita
di Kabupaten Malang sebesar 14,9%. Penelitian dilakukan di 3 kecamatan yaitu di
Kecamatan Wagir, Pagak, dan Pujon dengan prevalensi gizi buruk masing-masing
sebesar 0,95%, 0,86%, dan 0,30%. Berdasarkan data tersebut, maka diperlukan
penelitian mengenai pola pertumbuhan balita dan hubungan antara pola asuh
terkait penyakit infeksi dengan status gizi anak di Kabupaten Malang.
Tujuan: Mengetahui pola pertumbuhan balita dan hubungan antara pola asuh
terkait penyakit infeksi dengan status gizi anak di Kabupaten Malang.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan desain cross
sectional. Responden penelitian ini berjumlah 60 anak. Pengumpulan data
diperoleh melalui kuesioner dan buku KMS yang dimiliki. Cara pengolahan data
akan diolah dan dianalisis secara deskriptif dengan uji chi square.
Hasil dan Kesimpulan: Sebagian besar usia ibu responden antara 30-39 tahun,
berpendidikan SMP sederajat, dengan pekerjaan ibu rumah tangga, pendapatan
keluarga sebagian besar <UMR Kabupaten Malang. Pola pertumbuhan balita
(BB/U) di tiga kecamatan di Kabupaten Malang pada umumnya termasuk dalam
daerah normal. Namun, ada beberapa yang pola pertumbuhannya masih fluktuatif.
Pola asuh terkait penyakit infeksi di Kecamatan Wagir, Pagak, dan Kabupaten
Malang paling banyak termasuk dalam kategori baik dengan presentase masingmasing
63,6%, 52,6%, dan 53,3%. Di Kecamatan Pujon, pola asuh terkait
penyakit infeksi dalam kategori kurang baik dan baik memiliki presentase sama
yaitu 50%. Hasil analisis statistik chi square pada tingkat kepercayaan 95%
menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p = 0,002) antara pola asuh
terkait penyakit infeksi dengan status gizi anak di Kabupaten Malang.
Kata kunci: Penyakit Infeksi, Pola Asuh, Pola Pertumbuhan, Status Gizi
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.