Kembali ke Daftar KTI
2018 HUBUNGAN HEALTH BELIEF MODEL (HBM) DENGAN KETERLAMBATAN RUJUKAN KASUS GINEKOLOGI DI RUANG GINEKOLOGI RST dr. SOEPRAOEN MALANG
Penulis: RINTIK NURHAYATI
NIM: 1602420040
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Ika Yudianti, SST., M.Keb., Reni Wahyu T, SST., M.Kes.
Tahun: 2018
Tanggal Pengesahan: 2018-06-04
Kode KTI: 9300_610 NUR h
Subjek: Health Belief Model (HBM), Keterlambatan Rujukan.
Kata Kunci: Health Belief Model (HBM), Keterlambatan Rujukan.
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Nurhayati, Rintik. 2017. Hubungan Health Belief Model (HBM) dengan
Keterlambatan Rujukan Kasus Ginekologi di Ruang Ginekologi RST dr.
Soepraoen Malang. Skripsi. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang
Program Studi D IV Kebidanan Malang. Pembimbing I Ika Yudianti, SST.,
M.Keb., Pembimbing II : Reni Wahyu T, SST., M.Kes.
Keterlambatan rujukan menyebabkan kualitas hidup pasien berkurang dan konsep
diri menjadi terganggu. Menurut data Kesdam sebanyak 783 kasus mengalami
keterlambatan. Sumber keterlambatan bisa di sebabkan karena individu tersebut
secara kognitif belum mampu menunjukkan perilaku sehat maupun usaha untuk
menuju sehat atau penyembuhan suatu penyakit sehingga diperlukan edukasi.
Tujuan umum dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada hubungan
Health Belief Model (HBM) dengan keterlambatan rujukan kasus ginekologi di
Ruang Ginekologi RST dr. Soepraoen Malang.
Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan pendekatan
cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 responden dengan jumlah pasien
konservatif 12 orang dan pasien dengan tindakan 18 orang sesuai dengan
perhitungan besar sampel dan yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik
Random Sampling.
Berdasarkan analisa data menggunakan Fisher Exact program komputer dengan
nilai α = 0.05, didapatkan nilai Pvalue = 0,000, maka P < α, sehingga dapat
disimpulkan bahwa H0 ditolak, artinya ada hubungan Health Belief Model (HBM)
dengan Keterlambatan Rujukan Kasus Ginekologi di Ruang Ginekologi RST dr.
Soepraoen Malang.
Ditemukan bahwa elemen yang paling kuat berhubungan dengan keterlambatan
rujukan adalah elemen HBM ke-3 tentang keuntungan yang dirasakan dari
pentingnya berobat. Sehingga masyarakat perlu diberikan pemahaman tentang
keuntungan memeriksakan diri secara rutin terhadap organ-organ reproduksinya.
Kata Kunci : Health Belief Model (HBM), Keterlambatan Rujukan.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.