Kembali ke Daftar KTI
2017 ASUHAN GIZI RAWAT JALAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DENGAN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT TK. II dr.SOEPRAOEN KOTA MALANG
Penulis: DYAN WAHYU SAPUTRI
NIM: 1403000028
Program Studi: PRODI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Endang Widajati.
Tahun: 2017
Tanggal Pengesahan: 2017-07-01
Kode KTI: 9300_610 SAP a
Subjek: DM tipe II dengan Hipertensi, asuhan gizi, tingkat konsumsi, edukasi.
Kata Kunci: DM tipe II dengan Hipertensi, asuhan gizi, tingkat konsumsi, edukasi.
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRACT
Dyan Wahyu Saputri, 2017. Asuhan Gizi Rawat Jalan pada Pasien Diabetes
Melitus dengan Hipertensi di Rumah Sakit TK. II dr.Soepraoen Kota Malang.
Karya Tulis Ilmiah, Progam Studi D III Gizi Malang, Jurusan Gizi, Politeknik
Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing : Endang Widajati.
Menurut WHO (2011), menyatakan bahwa Diabetes Mellitus merupakan penyakit
kronis yang ditandai dengan hiperglikemia dan intorelansi glukosa yang terjadi
karena kelenjar pankreas tidak dapat memproduksi insulin secara adekuat atau
karena tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang di produksi secara efektif
atau kedua-duanya. Diabetes Melitus diklasifikasikan menjadi DM tipe 1 dan DM
tipe 2 disebabkan karena ketidakmampuan tubuh menggunakan insulin secara
efektif yang kemudian mengakibatkan kelebihan berat badan dan kurang
aktivitas fisik. Tujuan umum adalah Mengetahui asuhan gizi pada pasien
Diabetes Melitus tipe 2 dengan Hipertensi di Rumah Sakit TK II dr.Soepraoen
Kota Malang. Tujuan khusus adalah mengetahui assessment, mengetahui
diagnosis gizi, mengetahui intervensi gizi dan mengetahui monitoring serta
evaluasi gizi. Jenis penelitian yang dilakukan adalah studi kasus dan hasilnya
diuraikan secara deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 3 responden.
Karakteristik pasien adalah pasien berjenis kelamin laki-laki dan perempuan
dengan usia pasien diatas 40 tahun serta diagnosa pasien mengalami Diabetes
Melitus tipe 2 dengan Hipertensi. Masalah gizi pada pasien adalah kadar gula
darah tinggi, tekanan darah tinggi, dan kebiasaan makan yang kurang baik serta
status gizi salah satu pasien ada yang kelebihan BB tingkat ringan. Diet yang
diberikan adalah diet DM B dan Rendah Garam. Pasien 1, 2, dan 3 Tingkat
konsumsi energi yaitu 139%, 102%, dan 101,2% tergolong kategori baik, serta
asupan natrium yaitu 115,9 mg, 408,5 mg dan 503,5 mg (tidak termasuk garam
dapur). Terjadi perubahan pada pengukuran antropometri BB pada pasien 2 dan
3 namun status gizi semua pasien tetap hingga akhir pengamatan, pemeriksaan
laboratorium pada pasien 1, 2 dan 3 masih dalam kategori diatas nilai normal
hingga akhir pengamatan, pemeriksaan fisik klinis pada semua pasien masih ada
yang diatas normal, dan monitoring evaluasi edukasi pasien yaitu pasien sudah
paham tentang penjelasan diet yang diberikan namun pasien masih sulit untuk
menjalankannya. Masih diperlukan perhatian khusus dari keluarga untuk
memantau perubahan perilaku pasien.
Kata kunci : DM tipe II dengan Hipertensi, asuhan gizi, tingkat konsumsi,
edukasi.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.