Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2017

PERBEDAAN PENURUNAN TEKANAN DARAH ANTARA PEMBERIAN RELAKSASI PROGRESIF DAN PEMBERIAN RELAKSASI BENSON TERHADAP PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KEDUNGKANDANG KOTA MALANG

Penulis: MITA PUSPITA SUROTUN JANNAH
NIM: 1601410021
Program Studi: PRODI D-IVALIH JENJANG KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dra. Goretti Maria S, M.Kes, Dr. Ekowati R, S.Kp M.Kes
Tahun: 2017
Tanggal Pengesahan: 2017-07-01
Kode KTI: 9300_610 JAN p
Subjek: Tekanan Darah Tinggi, Relaksasi Progresif, Relaksasi Benson
Kata Kunci: Tekanan Darah Tinggi, Relaksasi Progresif, Relaksasi Benson
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

ABSTRAK Perbedaan Penurunan Tekanan Darah Antara Pemberian Relaksasi Progresif dan Pemberian Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Kedungkandang. Mita Puspita Surotun Jannah (2017), Program Studi D-IV Keperawatan Malang Jurusan Keperaatan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Dra. Goretti Maria S, M.Kes Pembimbing (Pendamping) Dr. Ekowati R, S.Kp M.Kes Kata kunci : Tekanan Darah Tinggi, Relaksasi Progresif, Relaksasi Benson Tekanan darah normal untuk orang dewasa memiliki sistolik di bawah 120 mmHg dan diastolik di bawah 80 mmHg. Tekanan darah yang tidak normal lebih tinggi dari 120/80 mmHg. Tekanan darah sistolik di atas 130 mmHg, atau diastolik diatas 90 mmHg merupakan hipertensi. Penyakit hipertensi terdiri atas dua klasifikasi yaitu hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Nyeri kepala dan kaku leher merupakan gejala dari berbagai kelainan tubuh maupun fugsional, nyeri kepala adalah sensasi tidak menyenangkan yang melibatkan emosi dengan atau tanpa kerusakan jaringan. Terapi nonfarmakologi untuk menurunkan nyeri diantaranya dengan pemberian relaksasi Progresif dan pemberian relaksasi Benson. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbeadaan penurunan tekanan darah antara pemberian relaksasi Progresif dan pemberian relaksasi Benson pada pasien hipertensi di Puskesmas Kedungkandang. Metode penelitian ini adalah Quasi Exsperiment Design dengan Time Series Design pendekatan pretest- posttest Control Group Design dengan mengunakan dua kelompok. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien hipertensi dan sampel dalam penelitian ini adalah 26 responden yang dibagi dalam dua kelompok penelitian. Teknik pengolahan data mengunakan teknik analisis uji Paired T-Test dan uji Independent T-Test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi penurunan Tekanan Darah responden pada kelompok eksperimen menunjukan penurunan yang segnifikan saat sebelum dan sesudah terapi relaksasi Relaksasi Benson dimana nilai Sistol 0,036 dan Diastol 0,039 (P<0,05). Sedangkan pada kelompok Relaksasi Progresif diperoleh Sistol 0,036 dan Diastol 0,041 (P>0,05). Kesimpulanya terdapat pengaruh yang segnifikan antara pemberian terapi pemberian relaksasi Progresif dan pemberian relaksasi Benson terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Akan tetapi lebih baik menggunakan relaksai Benson.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan