Kembali ke Daftar KTI
2017 PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN POST OPERASI LAPARATOMI DI RUMAH SAKIT LAVALETTE KOTA MALANG
Penulis: HIKMATIAR INDRAWANSYAH
NIM: 1601410024
Program Studi: PROGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Drs. Moh Zainol Rachman,S.ST.,M.Kes, Dr. Atti Yudiernawati, S.Kp., M.Pd.
Tahun: 2017
Tanggal Pengesahan: 2017-07-01
Kode KTI: 9300_610 IND p
Subjek: Mobilisasi Dini, Tingkat Nyeri, Post Operasi Laparatomi
Kata Kunci: Mobilisasi Dini, Tingkat Nyeri, Post Operasi Laparatomi
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Hikmatiar Indrawansyah (2017), Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Perubahan Tingkat Nyeri Pada Pasien Post Operasi Laparatomi Di Rumah Sakit Lavalette Malang., Skripsi, Program Studi D-IV Keperawatan Minat Perioperatif, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Drs. Moh Zainol Rachman,S.ST.,M.Kes, (Pendamping) Dr. Atti Yudiernawati, S.Kp., M.Pd.
Salah satu dampak dari pembedahan adalah nyeri, nyeri pada paseien post pembedahan dapat dikontrol dengan melakukan mobilisasi. Mobilisasi dini dapat meningkatkan sirkulasi darah sehingga merangsang peningkatan tonus otot kemudian jaringan akan menghangat kan tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap perubahan tingkat nyeri pada pasien post operasi laparatomi di Rumah Sakit Lavalette Malang. Populasi penelitian adalah pasien post operasi laparatomi. Jenis penelitian Pre eksperiment dengan rancangan one group pre-post test design, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel 20 pasien. Pengumpulan data dilakukan dengan mengobservasi dahulu tingkat nyeri pasien setelah itu diberikan mobilisasi dan kembali diobservasi tingkat nyeri, kemudian data yang didapatkan ditabulasi dan dilakukan uji Wilcoxon sign rank test program SPSS. Didapatkan hasil uji signifikan untuk kedua intervensi sebesar 0.000 dengan tingkat signifikasi 0,05. Karena pvalue<0,05, maka H1 diterima, ada perbedaan hasil antara sebelum dan sesudah dilakukan mobilisasi dini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latihan mobilisasi dini berpengaruh terhadap perubahan tingkat nyeri pada pasien post operasi laparatomi. Diharapkan pasien post operasi laparatomi melakukan mobilisasi dini secara rutin untuk mempercepat proses peyembuhan dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan meneliti pengaruh mobilisasi dini terhadap perubahan tingkat nyeri pada pasien dengan anastesi SAB.
Kata Kunci : Mobilisasi Dini, Tingkat Nyeri, Post Operasi Laparatomi
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.