Kembali ke Daftar KTI
2017 UPAYA PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL YANG MENGALAMI PREEKLAMPSIA DENGAN TERAPI MUSIK KLASIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAGIR MALANG
Penulis: TUTUT DWI PUTRIANI
NIM: 1401100080
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Tutik Herawati, S. Kp, M.M, Sri Mudayatiningsih, S. Kp, M. Kes.
Tahun: 2017
Tanggal Pengesahan: 2017-08-07
Kode KTI: 9300_124_610 PUT u
Subjek: Tekanan Darah, Preeklampsia, Terapi Musik Klasik
Kata Kunci: Tekanan Darah, Preeklampsia, Terapi Musik Klasik
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Tutut Dwi Putriani (2017). Upaya Penurunan Tekanan Darah Pada Ibu Hamil Yang Mengalami Preeklampsia Dengan Pemberian Terapi Musik Klasik di Wilayah Kerja Puskesmas Wagir Malang. Karya Tulis ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusa Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Tutik Herawati, S. Kp, M.M, (Pendamping) Sri Mudayatiningsih, S. Kp, M. Kes.
Preeklampsia ialah penyakit dengan tanda-tanda hipertensi, edema, dan proteinuria yang timbul karena kehamilan. Kehamilan preeklampsia menyebabkan morbiditas pada ibu seperti kejang eklampsia, sindrom HELPP, edema paru, gagal ginjal, bahkan kematian. Serta mortilitas janin termasuk pertumbuhan janin terhambat, kematian janin, solusio plasenta dan kelahiran prematur. Upaya perawatan tekanan darah ibu hamil yang mengalami preeklampsia dengan dua cara yaitu farmakologis dan non farmakologis. Terapi nonfarmakologis yang dapat dilakukan yaitu teknik relaksasi dengan terapi musik klasik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penurunan tekanan darah pada ibu hamil yang mengalami preeklampsia dengan pemberian terapi musik klasik. Penelitian ini adalah deskriptif studi kasus dengan dua subyek penelitian dan dilakukan pada tanggal 11-14 Mei 2017. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara semi terstruktur dan observasi dalam pengambilan data dengan instrumen yang telah dipersiapkan sebelumnya. Data disajikan dalam bentuk narasi dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan setelah dilakukan tiga kali pemberian terapi musik klasik tekanan darah mengalami penurunan pada subyek I menjadi 110/70 mmHg dan subyek II menjadi 140/90 mmHg. Hasil tekanan darah yang berbeda dari kedua subyek dipengaruhi oleh perasaan rileks selama pemberian terapi musik klasik dan faktor riwayat hipertensi. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah dengan meneliti manfaat lain dari terapi musik klasik, misalnya untuk perkembangan janin.
Kata Kunci: Tekanan Darah, Preeklampsia, Terapi Musik Klasik
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.