Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2017

ASUHAN KEPERAWATAN HIPERTERMI PADA ANAK DHF (DENGUE HEMORRHAGIC FEVER) DI RS LAVALETTE MALANG

Penulis: NUR AINI APRILIA
NIM: 1401100043
Program Studi: PRODI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep, Ns, M.Kes, Rudi Hamarno, S.Kep, Ns, M.Kep
Tahun: 2017
Tanggal Pengesahan: 2017-08-07
Kode KTI: 9300_124_610 APR a
Subjek: Dengue Hemorrhagic Fever, Hipertermi, Asuhan Keperawatan Anak
Kata Kunci: Dengue Hemorrhagic Fever, Hipertermi, Asuhan Keperawatan Anak
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

ABSTRAK Asuhan Keperawatan Hipertermi Pada Anak DHF (Dengue Hemorrhagic Fever) di RS Lavalette Malang. Nur Aini Aprilia (2017). Karya Tulis Ilmiah, Studi Kasus Asuhan Keperawatan, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep, Ns, M.Kes, (Pendamping) Rudi Hamarno, S.Kep, Ns, M.Kep. Kata Kunci: Dengue Hemorrhagic Fever, Hipertermi, Asuhan Keperawatan Anak Dengue Hemorrhagic Fever merupakan suatu penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus yang ditransmisikan oleh aedes aegypti dan aedes albopictus, yang menyerang golongan terbanyak pada rentang usia anak sekitar 43,44%. Salah satu tanda gejala yang muncul adalah hipertermi (demam). Demam yang tidak segera diatasi dapat menyebabkan kejang, dehidrasi, syok bahkan kematian. Dalam hal ini, asuhan keperawatan yang tepat pada rentang usia anak sangat diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah melaksanakan asuhan keperawatan hipertermi pada anak DHF (Dengue Hemorrhagic Fever). Penelitian ini menggunakan studi kasus asuhan keperawatan dengan 2 partisipan dan dilakukan pada tanggal 3-9 April 2017. Metode pengambilan data dengan cara wawancara, observasi, dokumentasi asuhan keperawatan. Ditemukan diagnosa keperawatan pada partisipan 1 yaitu hipertermi, kekurangan volume cairan, dan resiko syok hipovolemik. Pada partisipan 2 ditemukan masalah keperawatan yaitu hipertermi, kekurangan volume cairan, nyeri akut dan resiko syok hipovolemik Hasil studi kasus asuhan keperawatan menunjukan bahwa partisipan 1 dan partisipan 2 melalui fase demam dan fase kritis dengan tidak disertai syok hipovolemik, namun memiliki resiko syok hipovolemik. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah memodivikasi cara pendekatan kepada partisipan
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan