Kembali ke Daftar KTI
2017 TINGKAT PENGETAHUAN DAN TINGKAT KONSUMSI KARBOHIDRAT ANTARA KASUS DIABETES MELLITUS TIPE 2 KASUS LAMA DAN KASUS BARU DI PUSKESMAS SANANWETAN KOTA BLITAR
Penulis: MUHAMAD IRVAN
NIM: 1403000046
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Nur Rahman, S.TP, MP.
Tahun: 2017
Tanggal Pengesahan: 2017-07-14
Kode KTI: 9300_124_616.192 IRV t
Subjek: Tingkat Pengetahuan, Konsumsi Karbohidrat, Diabetes Mellitus Kasus Lama dan Baru
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
Muhamad Irvan, 2017. “Tingkat Pengetahuan dan Konsumsi Karbohidrat antara
Kasus Diabetes Mellitus Tipe 2 Kasus Lama dan Kasus Baru di Puskesmas
Sananwetan Kota Blitar”. Jurusan Gizi. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.
Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit degeneratif yang
prevalensinya dari tahun ketahun semakin meningkat di Indonesia bahkan di
dunia. Data International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2013
menunjukkan lebih dari 382 juta orang di dunia menderita diabetes melitus tipe 2.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat pengetahuan dan
konsumsi karbohidrat antara Kasus diabetes mellitus tipe 2 kasus lama dan
kasus baru di Puskesmas Sananwetan Kota Blitar. Jenis penelitian ini adalah
penelitian observasional analitik dengan rancangan case control. Populasi untuk
kelompok kasus baru adalah semua Kasus diabetes melitus tipe 2 yang baru
pertama kali didiagnosis menderita diabetes mellitus tipe 2 pada bulan Desember
sampai Januari sedangkan populasi untuk kelompok kasus lama adalah semua
Kasus diabetes melitus tipe 2 kasus lama yang sebelumnya telah didiagnosis
diabetes mellitus tipe yang datang pada kunjungan kedua dan seterusnya dan
belum dinyatakan sembuh. Pemilihan sampel kasus baru dan kasus lama
masing-masing sebanyak 20 orang yang dikumpulkan dengan cara Quota
Sampling, sedangkan teknik uji statistik menggunakan U-Mann Whitney Test.
Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata tingkat pengetahuan kasus
lama pada kategori sedang yaitu 60%,sedangkan pada Kasus kasus baru pada
kategori rendah yaitu 60% masing. Rata-rata konsumsi karbohidrat Kasus kasus
lama dalam kategoti kurang yaitu kurang 45% dari total energi, sedangkan pada
kasus Kasus baru dalam kategori cukup yaitu 55% dari total energi. Hasil uji
statistik untuk tingkat pengetahuan, diperoleh nilai p = 0,00 (< 0,05) yang berarti
bahwa ada perbedaan tingkat pengetahuan tentang diabetes melitus antara
Kasus kasus lama dan kasus baru. Uji statistic untuk konsumsi karbohidrat
diperoleh nilai p = 0,04 (< 0,05) yang berarti bahwa ada perbedaan konsumsi
karbohidrat antara Kasus kasus lama dan kasus baru.
Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Konsumsi Karbohidrat, Diabetes
Mellitus Kasus Lama dan Baru
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.