Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2017

GAMBARAN FUNGSI PERKEMIHAN PADA PASIEN BPH POST OPERASI TURP SESUDAH DILAKUKAN IRIGASI BLADDER DI RUANG BEDAH RS. LAVALETTE KOTA MALANG

Penulis: LOLITA NINDI INDRIANI
NIM: 1401100006
Program Studi: DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep, Ns, M.Kes, & Joko Pitoyo, S.Kp, M.Kep.
Tahun: 2017
Tanggal Pengesahan: 2017-06-13
Kode KTI: 9300_124_616.6 IND g
Subjek: Fungsi Perkemihan, post operasi TURP, Irigasi Bladder
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

Lolita Nindi Indriani (2017). Gambaran Fungsi Perkemihan Pada Pasien BPH Post Operasi TURP Sesudah Dilakukan Irigasi Bladder di Ruang Bedah RS.Lavalette Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi D-III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Tavip Dwi Wahyuni, S.Kep, Ns, M.Kes, Pembimbing (Pendamping) Joko Pitoyo, S.Kp, M.Kep. Pasien dengan BPH biasanya dilakukan pembedahan. Pembedahan tersebut biasa disebut dengan operasi TURP. Pasien post operasi TURP mengalami perubahan pola berkemih dan menganggu fungsi perkemihan. Irigasi kateter merupakan upaya untuk meghindari terjadinya gangguan fungsi kemih pada pasien, mempertahankan kepatenan kateter dan membersihkan bladder dari bekuan darah kecil setelah proses operasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan gambaran fungsi perkemihan pada pasien BPH post TURP sesudah dilakukan irigasi bladder. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kasus. Dalam penelitian ini menggunakan 2 subjek studi kasus. Pengambilan data dengan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan gambaran fungsi pekemihan pada subjek I (Tn.S) setelah dilakukan TURP dan irigasi bladder pada hari I dan II tidak ditemukan hambatan pada saluran kencing pasien. Sedangkan pada hari ke III ada sumbatan setelah dilakukan irigasi bladder, kemungkinan dikarenakan fiksasi lepas. Subjek II (Tn.Sp) pada hari I sampai hari ke III hasilnya normal, tidak ditemukan hambatan pada saluran kencing dikarenakan pasien kooperatif serta fiksasi tidak terlepas. Rekomendasi dari penelitian ini untuk pasien yang akan menjalankan operasi TURP perlu diberikan edukasi untuk menghindari ketidakpatuhan pasien sehingga pasien dapat menjaga posisi kateter dengan baik. Kata Kunci: Fungsi Perkemihan, post operasi TURP, Irigasi Bladder
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan