Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2017

APLIKASI ELEKTRONIK PROSEDUR TINDAKAN OPERATIF BERDASARKAN ICD 9 CM PADA KASUS BEDAH UMUM DI RSI MALANG UNISMA TAHUN 2016

Penulis: Rizky Krisna Guslimantanti
NIM: 1404000042
Program Studi: DIII PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Pratiwi, Bsc., S.Pd., M.Biomed
Tahun: 2017
Tanggal Pengesahan: 2017-05-24
Kode KTI: 9300_124_617.00285 GUS a
Subjek: Waktu dan Keakuratan Kodefikasi Tindakan, ICD 9 CM, Aplikasi Elektronik
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

Rizky Krisna Guslimantanti, 2017 “Aplikasi Elektronik Prosedur Tindakan Operatif Berdasarkan ICD 9 CM Pada Kasus Bedah Umum di RSI Malang UNISMA Tahun 2016” Jurusan Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. (Bimbingan Pratiwi, Bsc., S.Pd., M.Biomed.) Kodefikasi tindakan kasus bedah umum di RSI Malang UNISMA masih secara manual dengan menggunakan Ms. Excel dan ICD 9 CM. Oleh sebab itu peneliti menerapkan aplikasi elektronik prosedur tindakan operatif yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kecepatan dan keakuratan kodefikasi tindakan di RSI Malang UNISMA secara manual dan aplikasi elektronik. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre Experimental dengan menggunakan desain One Group Pretest-Posttest di RSI Malang UNISMA dengan jumlah sampel 21 dokumen rekam medis kasus bedah umum periode Desember 2016. Prosentase tingkat kecepatan kodefikasi manual mencapai angka 23.8%, sedangkan tingkat kecepatan kodefikasi dengan aplikasi elektronik mencapai angka 100%. Hasil perhitungan tingkat keakuratan kodefikasi baik secara manual maupun aplikasi elektronik keduanya mencapai prosentase angka yang sama yaitu 100%. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Paired T-test dan diolah menggunakan SPSS 16.0 dengan hasil rata-rata waktu kodefikasi tindakan secara manual 112.19 detik dan menggunakan aplikasi elektronik 12.14 detik. Berdasarkan hasil observasi dapat disimpulkan bahwa terdapat selisih waktu kodefikasi tindakan antara manual dan aplikasi elektronik sebesar 100.05 detik dengan tingkat keakuratan yang sama antara keduanya. Nilai signifikan hasil output SPSS 16.0 menunjukkan angka 0.000 yang artinya <0.05, maka hipotesa dalam penelitian ini diterima. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa aplikasi elektronik terbukti lebih cepat dengan tingkat keakuratan yang sama dibandingkan secara manual. Saran yang dapat diajukan oleh peneliti bahwasannya aplikasi elektronik dapat diimplementasikan sebagai salah satu solusi untuk memudahkan kerja petugas rekam medis dan lebih menghemat waktu. Untuk peneliti lain yang hendak melakukan penelitian yang serupa diharapkan mampu mengembangkan aplikasi elektronik ini agar tidak hanya dapat dipergunakan untuk kodefikasi kasus bedah umum saja. Kata kunci : Waktu dan Keakuratan Kodefikasi Tindakan, ICD 9 CM, Aplikasi Elektronik.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan