Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2016

FAKTOR RESIKO KEJADIAN STUNTING PADA BADUTA (1-2 TAHUN) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOKAR KABUPATEN ALOR NUSA TENGGARA TIMUR

Penulis: DEWI NATALIA LION
NIM: 1203410031
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA IV GIZI
Dosen Pembimbing: Nengah Tanu Komalina, DCN, SE, M.Kes, Tapriyadi, SKM., M.pd
Tahun: 2016
Tanggal Pengesahan: 2016-02-25
Kode KTI: 9300_612.6 NAT f
Subjek: usia kehamilan,tingkat pengetahuan gizi ibu,stunting
Kata Kunci: usia kehamilan,tingkat pengetahuan gizi ibu,stunting
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

Kata Kunci :Stunting (pendek), Normal, Usia Kehamilan, panjang badan lahir, riwayat imunisasi, tingkat pendidikan ibu, pendapatan keluarga, tingkat pengetahuan gizi ibu, kejadian penyakit infeksi, dan tingkat konsumsi protein. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apaFaktor Resiko Kejadian Stunting Pada Baduta(1-2 Tahun) Di Wilayah Kerja Puskesmas Kokar Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur. Metode Penelitian :Berdasarkan tujuan penelitian yang ingin dicapai, jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian observasional dengan rancangan kasus kontrol. Dimana kelompok kasus adalah balita stunting (pendek dan sangat pendek) dan kelompok kontrol adalah balita dengan status gizi baik berdasarkan indeks TB/U di Wilayah kerja Puskesmas Kokar Kabupaten Alor NTT dan masing-masing kelompok terdiri dari 20 responden. Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengetahui tingkat pendidikan ibu, pengetahuan gizi ibu, pendapatan keluarga, kejadian penyakit infeksi, riwayat imunisasi, panjang badan lahir, usia kehamilan dari masing-masing kelompok, formulir recall 2 x 24 jam untuk memperoleh data tingkat konsumsi protein. Data dianalisis menggunakan Uji Odds Ratio. Hasil Penelitian : Hasil analisis data statistik menunjukkan terdapat perbedaan OR yang signifikan pada analisis data statistik menunjukkan terdapat perbedaan OR yang signifikan pada pendapatan keluarga, tingkat pengetahuan gizi ibu, kejadian penyakit infeksi, tingkat konsumsi protein. Tidak terdapat perbedaan OR yang signifikan pada usia kehamilan, panjang badan lahir, riwayat imunisasi, tingkat pendidikan ibu, antara baduta stunting dan baduta normal. Akan tetapi setiap variabel mempunyai resiko yang berbeda-beda untuk terjadinya stunting pada baduta. Simpulan Penelitian : Usia kehamilan, panjang badan lahir, riwayat imunisasi, tingkat pendidikan ibu, tingkat pengetahuan gizi ibu, kejadian peyakit infeksi dan tingkat konsumsi protein yang kurang beresiko terhadap baduta untuk mengalami stunting dibandingkan baduta dengan Usia kehamilan, panjang badan lahir, riwayat imunisasi, tingkat pendidikan ibu, tingkat pengetahuan gizi ibu, kejadian peyakit infeksi dan tingkat konsumsi protein yang cukup.

Abstract (English)

Keywords :Stunting, Normal Nutrition, Age gestation, Body leght of birth, Immunization history, Mother education level, Family income, Mother Nutritional Knowledge Level, Infection desease, Protein Consumption. Objective : This study aimed to determine the risk factors for the insidence of stunting on children (1-2 years) in region of districk health center Kokar, Alor Regency, East Nusa Tenggara. This study involved a group of stunting and a group of normal nutrition. Methods : This kind of research included in the observational study with case control design. Where the case is a group of stunting (short and very short) children and the control group is normal nutrition children based on TB/U index. Each group consisted of 20 respondents. This study used a questionnaire to determine the age gestation, body leght of birth, immunization history, mother education level, family income, mother nutritional knowledge level, infection desease of each group, 24 hours food recall to obtain data on the level of protein consumption. Data were analyzed using Odds Ratio Test. Results : Data analysis showed statistically significant differences in the level OR of Family income, Mother Nutritional Knowledge Level, Infection desease, Protein Consumption among stunting and normal children status. There were no significant differences at the level of the OR Age gestation, Body leght of birth, Immunization history, Mother education level among stunting and normal children status in districk health center Kokar, Alor Regency, East Nusa Tenggara. Research Conclusions : Age gestation, Body leght of birth, Immunization history, Mother education level, Family income, Mother Nutritional Knowledge Level, Infection desease, Protein Consumption have higher risk to stunting children then normal nutrition children.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan