Kembali ke Daftar KTI
2016 PENGARUH DEEP BREATHING EXERCISE (DBE) TERHADAP TINGKAT INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST OPERASI LAPARATOMI DI RS. LAVALETTE KOTA MALANG
Penulis: M. HISBULLOH HUDA
NIM: 1501410038
Program Studi: PROGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Rudi Hamarno S.Kep Ns M.Kep, Maria Diah C.T., S.Kep Ns M.Kep SpMB.
Tahun: 2016
Tanggal Pengesahan: 2016-06-20
Kode KTI: 9300_370.7 HUD p
Subjek: Teknik relaksasi deep Breathing exercise, Nyeri, Laparatomi
Kata Kunci: Teknik relaksasi deep Breathing exercise, Nyeri, Laparatomi
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Huda, M. Hisbulloh pengaruh deep breathing exercise terhadap intensitas nyeri pada pasien post operasi laparatomi di Rs. Lavalatte Kota Malang. Skripsi Analitik, Program Studi D4 Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Rudi Hamarno S.Kep Ns M.Kep, Pembimbing ( Pendamping) Maria Diah C.T., S.Kep Ns M.Kep SpMB.
Kata kunci : Teknik relaksasi deep Breathing exercise, Nyeri, Laparatomi
Operasi laparatomi menyebabkan ketidaknyamanan bagi pasien yaitu nyeri. Penanganan nyeri biasanya menggunakan manajemen farmakologi dan nonfarmakologi. Salah satu penatalaksanaan nonfarmakologi adalah teknik relaksasi deep breathing exercise. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Deep Breathing Exercise (DBE) terhadap tingkat intensitas nyeri pada pasien post operasi Laparatomi di Lavalette. Rancangan penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimen design, Non- Equivalent Control Group dengan kelompok kontrol. Sampel dalam penelitan ini 34 responden. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan wawancara dengan menggunakan skala NRS dan data yang diperoleh di uji dengan cara U-MANN WHITNEY dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas nyeri pada pasien post operasi laparatomi di RS. Lavalette sebelum dan setelah dilakukan teknik relaksasi deep breathing exercise (pre) rata-rata skala nyeri 4.8 dan (post) rata-rata skala nyeri 3.3, ada perbedaan pengaruh teknik relaksasi deep Breathing exercise terhadap perubahan intensitas nyeri pasien pada kelompok kontrol dan perlakuan post operasi laparatomi di RS. Lavalette Kota Malang (p=0,000). Disarankan kepada peneliti selanjutnya dan perawat diharapkan agar dapat memberikan contoh dalam pemberian teknik relaksasi deep Breathing exercise sebagai salah satu penatalaksanaan non-farmakologis dalam mengatasi nyeri yang dialami pasien
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.