Kembali ke Daftar KTI
2016 GAMBARAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA PRA SEKOLAH SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN AKTIVITAS BERMAIN DI TK PKK DESA TAMANKUNCARAN KABUPATEN MALANG
Penulis: FEBBI VINDAWATI TAMBUNAN
NIM: 1301100093
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Atti Yudiernawati, S. Kep, M.Pd, Erlina Suci A, S.Kep Ns, M.Kep
Tahun: 2016
Tanggal Pengesahan: 2016-06-20
Kode KTI: 9300_610 TAM g
Kata Kunci: Perkembangan Sosial, Anak Usia Pra Sekolah, Bermain.
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Tambunan, Febbi Vindawati. 2016. Gambaran Perkembangan Sosial Anak Usia
Pra Sekolah Sebelum dan Sesudah Diberikan Aktivitas Bermain di TK PKK Desa
Tamankuncaran Kabupaten Malang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus. Program
Studi Diploma III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik
Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (utama) Dr. Atti Yudiernawati, S.
Kep, M.Pd, Pendamping Erlina Suci A, S.Kep Ns, M.Kep.
Kata Kunci : Perkembangan Sosial, Anak Usia Pra Sekolah, Bermain.
Perkembangan sosial pada anak usia pra sekolah berperan penting dalam
tahap pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. Perkembangan sosial dari
setiap anak memiliki tahapan yang tidak sama, ada beberapa anak yang
mengalami perlambatan bahkan mengakibatkan anak gagal mengembangkan
kompetensi sosial. Untuk mengoptimalkan perkembangan sosial pada anak usia
pra sekolah perlu dilakukan simulasi berupa aktivitas bermain. Terapi bermain
merupakan simulasi yang tepat bagi anak usia pra sekolah. Tujuan dari studi kasus
ini untuk menggambarkan perkembangan sosial anak usia pra sekolah sebelum
dan sesudah diberikan aktivitas bermain di TK PKK Desa Tamankuncaran
Kabupaten Malang. Metode penelitian menggunakan studi kasus. Subjek
penelitian terdiri dari dua orang anak usia pra sekolah sesuai kriteria inklusi.
Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara yang
dilakukan tanggal 15 Februari- 23 Februari 2016 pada subjek I dan subjek II. Data
disajikan dalam bentuk tabel untuk mengidentifikasi perkembangan sosial setelah
diberikan aktivitas bermain. Hasil studi kasus diperoleh setelah diberikan aktivitas
bermain dan diobservasi selama empat kali pada An.R dan An.F, perkembangan
sosial kedua subjek mengalami peningkatan, yang ditandai dengan anak mampu
mengerjakan sesuai dengan lembar observasi. Diharapkan untuk guru pendidik
mampu memahami tahapan sekaligus tugas perkembangan anak usia pra sekolah
dan apa saja simulasi yang dapat meningkatkan perkembangan sosial anak usia
pra sekolah.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.