Kembali ke Daftar KTI
2016 PERILAKU PENCEGAHAN KARIES GIGI SEBELUM DAN SETELAH PENDIDIKAN KESEHATAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN BATURETNO 01 SINGOSARI MALANG
Penulis: DELA OIS KARTIKA
NIM: 1301100086
Program Studi: PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Tavip Dwi Wahyuni S.Kep, Ns.M.Kes, Joko Pitoyo, S.Kp, M.Kep.
Tahun: 2016
Tanggal Pengesahan: 2015-07-21
Kode KTI: 9300_610 KAR p
Kata Kunci: Perilaku Pencegahan Karies Gigi, Anak Usia Sekolah
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Dela Ois Kartika (2016). Perilaku Pencegahan Karies Gigi Sebelum dan Setelah Pendidikan Kesehatan Pada Anak Usia Sekolah di SDN Baturetno 01 Singosari Malang. Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survei, Program Studi D-III Keperawatan Malang, Pembimbing (Utama) Tavip Dwi Wahyuni S.Kep, Ns.M.Kes, (Pendamping) Joko Pitoyo, S.Kp, M.Kep.
Kata Kunci: Perilaku Pencegahan Karies Gigi, Anak Usia Sekolah
Kesehatan gigi menjadi hal yang penting, khususnya bagi perkembangan anak. Karies gigi adalah salah satu gangguan kesehatan gigi yang paling banyak dialami oleh anak-anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perilaku pencegahan karies gigi sebelum dan setelah pendidikan kesehatan pada anak usia sekolah di SDN Baturetno 01 Singosari Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif survey dengan 32 responden sesuai criteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pencegahan karies gigi yang meliputi pengetahuan siswa mengenai pencegahan karies gigi sebelum diberikan pendidikan kesehatan hampir setengahnya (43,7%) dalam kategori cukup sedangkan setelah diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar (59,4%) dalam kategori baik, sikap siswa dalam pencegahan karies gigi sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar (59,4%) memiliki sikap positif dan setelah diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar (71,9%) memiliki sikap positif, tindakan menyikat gigi pada test 1 sebagian besar (65,6%) dalam kategori cukup, pada test 2 hampir setengahnya (50%) dalam kategori cukup, pada test 3 hampir seluruhnya (90,6%) dalam kategori baik, dan pada test 4 hampir seluruhnya (96,9%) dalam kategori baik, dan hasil OHI-S didapatkan rata-rata siswa dalam kategori sedang. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah diharapkan pihak sekolah dapat menyelenggarakan program UKGS untuk memantau kebersihan gigi dan mulut siswa guna meningkatkan perilaku pencegahan karies gigi.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.