Kembali ke Daftar KTI
2016 GAMBARAN PEMANFAATAN PUTIH TELUR UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL DENGAN PRE-EKLAMSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG (Studi Kasus Observasi Partisipatif)
Penulis: CHANDRA FITRIYA NINGTIAS
NIM: 1301100078
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dra. Goretti Maria Sindharti, M. Kes, Isnaeni DTN, S. KM, M.Kes.
Tahun: 2016
Tanggal Pengesahan: 2016-07-11
Kode KTI: 9300_610 NIN g
Kata Kunci: Pemanfaatan, Putih Telur, Tekanan Darah, Preeklamsia
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Gambaran Pemanfaatan Putih Telur terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Ibu
Hamil dengan Preeklamsia di Wilayah Kerja Puskesmas Janti Kota Malang. Chandra
Fitriya Ningtias (2016) Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi Keperawatan
Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Malang. Pembimbing (Utama)
Dra. Goretti Maria Sindharti, M. Kes, (Pendamping) Isnaeni DTN, S. KM, M.Kes.
Kata Kunci: Pemanfaatan, Putih Telur, Tekanan Darah, Preeklamsia
Preeklamsia dan eklamsia merupakan kumpulan kumpulan gejala yang timbul pada
ibu hamil, bersalin dan dalam masa nifas yang terdiri dari trias : proteinuri, hipertensi,
dan edema, yang kadang-kadang disertai konvulsi sampai koma. Preeklamsia dan
eklamsia merupakan penyebab kematian ibu dan perinatal yang tinggi terutama di
negara berkembang. Diperlukan pengawasan hamil yang teratur dengan
memperhatikan kenaikan berat badan, kenaikan tekanan darah, dan pemeriksaan
urine untuk menentukan protein urine. Salah satu penatalaksanaan penderita
preeklamsia yaitu dengan diet cukup protein menggunakan putih telur. Kandungan
putih telur sangat bermanfaat. Dalam putih telur mengandung peptida yang disebut
RVPLS. RVPLS ini terbukti memiliki kemampuan yang kuat untuk menghambat
serta menghalangi ACE, yaitu zat yang diproduksi tubuh dan berperan pada
peningkatan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran
pemanfaatan putih telur untuk menurunkan tekanan darah pada ibu hamil dengan
preeklamsia. Subjek studi kasus ini adalah 2 orang yang telah dipilih sesuai dengan
kriteria yang diinginkan oleh peneliti, yaitu subjek dengan usia kehamilan >20
minggu, mengalami preeklamsia ringan dengan tekanan darah 140/90 mmHg –
155/105 mmHg. Penelitian studi kasus ini menggunakan metode observasi
partisipatif dan wawancara. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa dengan
pemberian putih telur rebus yang dikonsumsi sebanyak 2 butir setiap harinya dapat
menurunkan tekanan darah terbukti meskipun mengalami hasil pengukuran tekanan
darah yang bervariasi, pada pengukuran tekanan darah terakhir didapatkan hasil
tekanan darah 130/90 untuk subjek pertama dan 130/80 untuk subjek kedua.
Diharapkan melalui penelitian ini petugas kesehatan dapat melakukan monitoring
dan skrinning dini ibu hamil dengan usia kehamilan >20 minggu dan jugadapat
memberikan pendidikan kesehatan mengenai tanda bahaya dalam kehamilan
terutama preeklamsia.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.