Kembali ke Daftar KTI
2015 GAMBARAN KADAR GULA DARAH PADA LANSIA DM TIPE II YANG MELAKUKAN SENAM DIABETES DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENDAL KEREP
Penulis: VANDA RIZKY AMALIA
NIM: 1201100109
Program Studi: Polkesma Keperawatan
Dosen Pembimbing: Joko Wiyono, S.Kp M.Kep, Sp.Kom, dr. Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari, M.QIH
Tahun: 2015
Tanggal Pengesahan: 2015-07-21
Kode KTI: 9300_8183 AMA g
Kata Kunci: Diabetes melitus
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Gambaran Kadar Gula Darah Pada Lansia DM Tipe II yang Melakukan Senam Diabetes di Wilayah Kerja Puskesmas Kendal Kerep. Vanda Rizky Amalia (2015). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif dengan Desain Penelitian Deskriptif Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing utama, Joko Wiyono, S.Kp M.Kep, Sp.Kom, Pembimbing Kedua dr. Endang Sri Dewi Hastuti Suryandari, M.QIH
Diabetes Melitus merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia. Penderita DM tertinggi merupakan kelompok umur pada lansia. Dilihat dari komplikasi yang ditimbulkan DM, maka perlu diperhatikan pengelolaan penyakit ini untuk mengontrol kadar gula darah, salah satunya dengan melakukan kegiatan jasmani seperti melakukan senam diabetes. Senam diabetes merupakan gerakan aerobic low impact yang dirancang bagi penderita diabetes dengan memperhatikan prinsip dan tahapan olahraga Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kadar gula darah lansia DM tipe II yang melakukan senam diabetes di wilayah kerja Puskesmas Kendal Kerep. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 2-18 April 2015 dengan metode penelitian deskriptif studi kasus. Subjek penelitian sebanyak 3 orang dan senam dilakukan 3 kali seminggu selama 2 minggu. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa kadar gula darah pada Ny. S naik turun kemudian stabil, Tn. E naik turun tetapi cenderung stabil menurun, sedangkan Ny. R turun kemudian stabil. Rekomendasi hasil penelitian disarankan responden dapat meningkatkan dan menerapkan senam diabetes dalam mengontrol kadar gula darah di samping mengatur pola makan, keteraturan konsumsi obat, dan mengelola factor psikologi yang mengganggu. Sedangkan untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat menyempurnakan dan melanjutkan penelitian ini dengan menghubungkan antara faktor psikologi dengan kestabilan kadar gula darah.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.