Kembali ke Daftar KTI
2015 GAMBARAN MASALAH KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PONDOK PESANTREN SALAFIYAH SYAFI’IYYAH NURUL HUDA MALANG
Penulis: MAFINCHA PUTRI WAHYUDITYA DAHANA
NIM: 1201100082
Program Studi: Polkesma Keperawatan
Dosen Pembimbing: Joko Pitoyo, SKp., M.Kep. ; Setyo Harsoyo, SKM., M.Kes.
Tahun: 2015
Tanggal Pengesahan: 2015-07-21
Kode KTI: 9300_8183 DAH g
Kata Kunci: Kesehatan Reproduksi, Remaja, Pondok Pesantren
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Gambaran Masalah Kesehatan Reproduksi Remaja Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyyah Nurul Huda Malang. Mafincha Putri Wahyuditya Dahana (2015). Karya Tulis Ilmiah Deskriptif Survei. Program Studi D-3 Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Joko Pitoyo, SKp., M.Kep. Pembimbing (Pendamping) Setyo Harsoyo, SKM., M.Kes.
Kata Kunci: Kesehatan Reproduksi, Remaja, Pondok Pesantren
Pertumbuhan reproduksi diusia remaja berkembang pesat dan menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan, menyebabkan remaja tidak mengetahui bagaimana menjaga kesehatan reproduksinya sehingga banyak masalah kesehatan reproduksi yang terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran masalah kesehatan reproduksi remaja Pondok Pesantren. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif survei dengan sampel berjumlah 14 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Sampling Jenuh, menggunakan kuesioner, hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pondok pesantren 100% remaja laki-laki dan perempuan sudah mengalami pertumbuhan seks primer dan sekunder. 57% remaja laki-laki dan 86% remaja perempuan keadaan emosi baik saat dilakukan penelitian. 86% remaja laki-laki dan 100% remaja perempuan pertumbuhan inteligensi baik saat dilakukan penelitian. 86% remaja laki-laki dan 0% remaja perempuan pernah melakukan penyimpangan perilaku seksual. 100% remaja laki-laki dan 57% remaja perempuan pernah mengalami gejala gangguan kesehatan reproduksi. 14% remaja laki-laki dan 0% remaja perempuan setuju tindakan aborsi. 43% remaja laki-laki dan 0% remaja perempuan setuju seks pranikah.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.