Kembali ke Daftar KTI
2015 STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PERINATAL PADA NY.H DI BPM SITI RUGAYAH, AMd.Keb DESA PAKISJAJAR KECAMANTAN PAKIS KABUPATEN MALANG
Penulis: CANDRA NUR FITRIA
NIM: 1202100077
Program Studi: Polkesma Kebidanan
Dosen Pembimbing: Jupriyono, S.Kp.M.Kes, Heny Astutik, S.Kep.Ners, M.Kes
Tahun: 2015
Tanggal Pengesahan: 2015-07-13
Kode KTI: 9300_8183 FIT s
Kata Kunci: Hamil, Bersalin, Nifas, Neonatus, Keluarga Berencana
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Fitria, Candra Nur. 2015. Studi Kasus Asuhan Kebidanan Perinatal Pada Ny. H di BPM Siti Rugayah Pakisjajar. Laporan Tugas Akhir Deskriptif Studi Kasus, Program Studi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing (I) Jupriyono, S.Kp.M.Kes, Pembimbing (II) Heny Astutik, S.Kep.Ners, M.Kes
Kata Kunci : Hamil, Bersalin, Nifas, Neonatus, Keluarga Berencana
Tingginya AKI dan AKB di Indonesia menuntut bidan dalam mengoptimalkan perannya sebagai pelaksana untuk melakukan asuhan kebidanan secara berkesinambungan “continuity of care”. Asuhan ini dilakukan untuk mengikuti semua perkembangan ibu dan bayi sehingga dapat dipantau secara terus-menerus serta dapat melakukan deteksi dini jika ada kelainan sehingga diharapkan tidak terjadi kematian ibu maupun bayi. Tujuan asuhan kebidanan ini adalah menerapkan asuhan kebidanan secara continuity of care pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan KB dengan pendekatan manajemen kebidanan varney. Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata tertulis atau lisan dan perilaku yang diamati untuk mendapatkan data yang mengandung makna. Asuhan dimulai dari kehamilan sampai ibu menggunakan alat kontrasepsi, selama asuhan Ny.H keadaan ibu dan bayi sehat namun ditemukan masalah fisiologis pada kehamilan, persalinan, nifas dan dilakukan intervensi sesuai kebutuhan sehingga masalah dapat teratasi, pada masa neonatus dan masa interval KB tidak ditemukan masalah maupun komplikasi. Saran yang dapat penulis berikan adalah disaranakan ibu melakukan kunjungan hamil, nifas secara rutin, memperhatikan nutrisi dan melakukan senam hamil serta senam nifas. Saran bagi tenaga kesehatan diharapkan dapat melakukan upaya promotif dan preventif seperti mengadakan penyuluhan, KIE personal dan memberikan leaflet mengenai masalah yang terjadi pada kehamilan sampai KB.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.