Kembali ke Daftar KTI
2015 KETERSEDIAAN ZAT GIZI MENU MAKAN PAGI DAN MAKAN MALAM PADA SISTEM PENYELENGGARAAN MAKANAN DI PONDOK PESANTREN KHA WAHID HASYIM BANGIL
Penulis: DWI VITA NURHAYATI
NIM: 1203000094
Program Studi: Polkesma Gizi
Dosen Pembimbing: Dwie Soelistyorini
Tahun: 2015
Tanggal Pengesahan: 2015-07-10
Kode KTI: 9300_8183 NUR k
Kata Kunci: Pola menu, Besar
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAK
Dwi Vita Nurhayati, 2015. Ketersediaan Zat Gizi Pada Menu Makan Pagi dan
Makan Malam pada Sistem Penyelenggaraan Makanan di Pondok Pesantren
KHA Wahid Hasyim Bangil. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang,
Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. ( Dibimbing : Dwie
Soelistyorini )
Masalah gizi remaja adalah salah satu masalah gizi yang harus
diperhatikan, karena usia ini membutuhkan asupan zat gizi yang dapat
memenuhi kebutuhannya. Hal ini dikarenakan, usia remaja rentan terhadap
masalah gizi terutama anemia, KEP dan gizi lebih. Pondok Pesantren KHA
Wahid Hasyim Bangil dihuni oleh santri putri dengan rentang usia 13 - 18 tahun.
Di pondok pesantren ini pola menu yang disediakan belum memenuhi 5
komponen, yang akan mempengaruhi proporsi menu makan pagi dan makan
malam serta kecukupan energi dan zat gizi yang diberikan pada santri nantinya.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui siklus menu, pola menu yang
disediakan, porsi makan, proporsi menu makan pagi dan makan malam serta
sumbangan energi dan zat gizi yang terkandung pada menu makan pagi dan
makan malam santri.
Jenis penelitian adalah observasional dengan sampel penelitian adalah
menu yang disajikan sebanyak 14 menu selama 7 hari. Sedangkan untuk
pengamatan sumbangan energi dan zat gizi pada menu makan pagi dan makan
malam dilakukan selama 7 hari.
Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pola menu yang disediakan masih
kurang memperhatikan pola menu seimbang, karena sebagian besar menu
masih terdiri dari 3 jenis makanan. Besar porsi yang disajikan dalam kategori
kurang yaitu pada porsi Lauk dan sayur, dan pada penyajian nasi dalam kategori
cukup, sedangkan untuk proporsi makan pagi seluruhnya belum sesuai dengan
standar proporsi makan pagi yaitu 25% dari kebutuhan energi, namun ada satu
menu yang memenuhi standart proporsi yaitu menu makan malam pada hari ke 1
sebesar 25,4%. Sumbangan energi dan zat gizi pada menu 7 hari yang disajikan
masih banyak yang tergolong dalam kategori kurang, adapun yang dikatakan
dalam kategori cukup yaitu pada sumbangan KH.
Saran penelitian ini adalah menambah anggaran untuk buah sebesar Rp
1000,- perhari/org, Pemilihan bahan makanan lebih selektif serta perbaikan jenis
menu agar lebih bervariasi dan pola menu dapat memenuhi pola menu
seimbang. .
Kata Kunci : Pola menu, Besar
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.