Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN PROSES PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN POST OPERASI APENDIKTOMI YANG DILAKUKAN MOBILISASI DINI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NGUDI WALUYO WLINGI

Penulis: SHINTA YANUAR KUSYANTI
NIM: 1201100007
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Pembimbing I Dr. Tri Johan A.Y., SKP., M.Kep., Pembimbing II Maria Dyah C.T., S.Kep. Ns., M.Kep.
Tahun: 2015
Tanggal Pengesahan: 2015-07-08
Kode KTI: 9300_617.5 KUS g
Subjek: Apendiktomi, Proses penyembuhan luka, Mobilisasi din
Kata Kunci: Apendiktomi, Proses penyembuhan luka, Mobilisasi din
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

Gambaran proses penyembuhan luka pada pasien post operasi apendiktomi yang dilakukan mobilisasi dini di Rumah Sakit Umum Daerah Ngudi Waluyo Wlingi (studi kasus deskriptif observasi partisipatif) Shinta Yanuar Kusyanti (2015) Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan Malang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Pembimbing I Dr. Tri Johan A.Y., SKP., M.Kep., Pembimbing II Maria Dyah C.T., S.Kep. Ns., M.Kep. Kata Kunci : Apendiktomi, Proses penyembuhan luka, Mobilisasi dini Apendisitis adalah sebuah infeksi pada apendiks. Apendiktomi adalah prosedur pembedahan untuk memotong apendiks atau umbai cacing yang telah mengalami apendisitis dan merupakan salah satu penatalaksanaan dalam penanganan apendisitis. Mobilisasi dini bagi pasien post operasi apendiktomi bertujuan agar memperlancar peredaran darah sehingga mempercepat proses penyembuhan luka pasien dan akan mencapai aktivitas normal secepat mungkin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui proses penyembuhan luka pada pasien post operasi apendiktomi yang dilakukan mobilisasi dini. Metode penelitian studi kasus ini adalah deskriptif observatif partisipatif dengan menggunakan mengobservasi luka dan melihat mobilisasi dini pasien serta melakukan interview tentang faktor yang mempengaruhi proses penyembuhan luka. Dilakukan pada 2 subyek penelitian berusia 8 tahun dan 17 tahun di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Kedua subyek studi dilakukan perawatan luka selama 5 hari dengan hasil pada observasi hari ke-5 kondisi luka An.N sudah mengering sebagian dan subyek mulai belajar untuk melakukan perpindahan posisi maupun berjalan secara mandiri. Sedangkan kondisi luka pada observasi hari ke-5 Nn.F, terdapat eritema dan edema disekitar luka dan untuk melakukan perpindahan posisi masih dibantu keluarga namun sudah berjalan secara mandiri. Rekomendasi dari hasil studi kasus ini adalah mobilisasi dini harus dilakukan oleh semua pasien post operasi agar proses penyembuhan luka cepat terjadi.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan