Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2015

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BTA POSITIF PADA PASIEN TB PARU YANG MENDAPATKAN PENGOBATAN OAT KOMBINASI DOSIS TETAP DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGKANDANG KOTA MALANG

Penulis: AVRIZAL FALEFI
NIM: 1201100021
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Imam Subekti, S.Kp, M.Kep, Sp.Kom, Setyo Harsoyo, SKM, M.Kes.
Tahun: 2015
Tanggal Pengesahan: 2015-06-30
Kode KTI: 9300_616.9 FAL f
Kata Kunci: Faktor-faktor, BTA positif, Pasien TB Paru, Pengobatan OAT Kombinasi Dosis Tetap.
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

ABSTRAK Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi BTA Positif Pada Pasien TB Paru Yang Telah Mendapatkan Pengobatan OAT Kombinasi Dosis Tetap Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungkandang Kota Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Keperawatan Malang, Avrizal Falefi (2015). Pembimbing (Utama) Imam Subekti, S.Kp, M.Kep, Sp.Kom, Pembimbing (Pendamping) Setyo Harsoyo, SKM, M.Kes. Kata Kunci: Faktor-faktor, BTA positif, Pasien TB Paru, Pengobatan OAT Kombinasi Dosis Tetap. Tuberkulosis merupakan penyakit menular langsung ditularkan melalui udara (droplet nuclei) saat seorang pasien TB BTA positif batuk dan percikan ludah yang mengandung bakteri tersebut terhirup orang lain saat bernapas, dengan masa inkubasi 6 bulan. Beberapa faktor yang mengakibatkan tidak konversinya BTA positif menjadi negatif adalah tidak taat minum obat, gizi yang tidak adekuat, dan sosial ekonomi yang kurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor (Pengetahuan, Ketaatan berobat, aksesbilitas, sosial ekonomi, dan pola nutrisi) yang mempengaruhi BTA positif pada pasien TB Paru yang telah mendapatkan pengobatan OAT kombinasi dosis tetap di wilayah kerja Puskesmas Kedungkandang kota Malang. Metode yang digunakan adalah deskriptif survey. Responden penelitian sebanyak 10 orang dengan teknik pengambilan data menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan responden memiliki pengetahuan yang baik tentang penyakit TBC (80%), seluruh responden tidak taat berobat, aksesbilitas mudah ditempuh 50% responden, aksesbilitas bisa ditempuh 50% responden, sosial ekonomi seluruh responden kurang, pola nutrisi seluruh responden kurang. Diharapkan melalui penelitian ini tenaga kesehatan meningkatkan pengawasan minum obat kepada pasien TB Paru serta memberikan penyuluhan kebutuhan gizi saat pengobatan OAT Kombinasi Dosis Tetap.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan