Kembali ke Daftar KTI
2015 DENSITAS ENERGI MAKANAN KAITANNYA DENGAN STATUS GIZI MAHASISWA JURUSAN GIZI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
Penulis: IVE NOWITASARI
NIM: 1203000073
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII GIZI
Dosen Pembimbing: Etik Sulistyowati.
Tahun: 2015
Tanggal Pengesahan: 2015-07-08
Kode KTI: 9300_8182_073 NOW d
Kata Kunci: Karakteristik Remaja, Densitas Energi Makanan, Status Gizi
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
ABSTRAKSI
Ive Nowitasari, 2015. Densitas Energi Makanan kaitannya dengan
Status Gizi Mahasiswa Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes
Malang. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi DIII Gizi Malang, Jurusan Gizi,
Politeknik Kesehatan Kemeterian Kesehatan Malang. Dibimbing oleh: Etik
Sulistyowati.
Densitas energi (Kepadatan energi) adalah jumlah energi atau kalori dalam
berat makanan tertentu dan umumnya disajikan sebagai jumlah kalori dalam
gram (kkal/g). Makanan dengan kepadatan energi yang lebih rendah
memberikan sedikit kalori per gram dibandingkan makanan dengan kepadatan
energi yang lebih tinggi. Nilai densitas energi dipengaruhi oleh komposisi
makanan. Konsumsi makanan dengan densitas energi tinggi secara berlebihan
berkontribusi dalam peningkatan asupan energi total yang dapat mempengaruhi
berat badan dan berakibat pada peningkatan Indeks Massa Tubuh (IMT).Tujuan
dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran densitas energi makanan yang
berkaitan dengan status gizi Mahasiswa Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan
Malang. Secara khusus bertujuan untuk mengetahui karakteristik responden
meliputi umur, jenis kelami, status gizi, makanan kesukaan, asupan makanan,
serta kaintan densitas energi dengan status gizi. Penelitian ini merupakan
penelitian observasional analitik dengan design cross sectional. Populasi yang
digunakan adalah seluruh mahasiswa tingkat A dan B tahun 2012/2013
Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pengambilan data dilakukan dengan
teknik simple random sampling dengan kriteria inklusi. Pengolahan data
dilakukan dengan analisa deskriptif (tabel distribusi), analisa hubungan densitas
energi makanan dengan status gizi dengan menggunakan uji statistik Chisquare.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden uaitu
60% menyukai makanan yang cenderung berdensitas energi tinggi (makanan
yang berlemak dan mengandung banyak gula serta rendah serat.
Kecenderungan responden yang mengkonsumsi makanan berdensitas tinggi
memiliki status gizi overweight dan responden yang mengkonsumsi makanan
berdensitas rendah memiliki status gizi normal, namun hal ini tidak sesuai
dengan uji statistik chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%(p=0,051)
menunjukkan adanya pengaruh tetapi tidak signifikan. Saran yang diberikan
kepada masyarakat khususnya remaja perlu dilakukan edukasi tentang densitas
energi agar remaja lebih memperhatikan asupan makanan yang berdensitas
energi tinggi yang akan berdampak pada kejadian obesitas maupun penyakit
degeneratif.
Kata Kunci: Karakteristik Remaja, Densitas Energi Makanan, Status Gizi
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.