Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2015

GAMBARAN KEMAMPUAN MELAKSANAKAN INJEKSI INSULIN MANDIRI PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI POLI DALAM RSUD “KANJURUHAN” KEPANJEN KABUPATEN MALANG (DESKRIPTIF SURVEY)

Penulis: ROFIAH DAROJATINNISA
NIM: 1201100036
Program Studi: POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIII KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Roni Yuliwar, S.Kep, Ns, M.Ked dan Maria Diah, C.T, S.Kep, Ns, M.Kep, Sp.MB
Tahun: 2015
Tanggal Pengesahan: 2015-06-03
Kode KTI: 9300_8182_036 DAR g
Subjek: INSULIN,INJEKSI
Kata Kunci: Kemampuan melaksanakan injeksi insulin mandiri, diabetes melitus
Bahasa: Indonesia

Abstraksi

ABSTRAK Gambaran Kemampuan Melaksanakan Injeksi Insulin Mandiri pada Pasien Diabetes Melitus di RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang. Rofiah Darojatinnisa (2015). Karya Tulis Ilmiah, Program Studi D-III Keperawatan Malang, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing (Utama) Roni Yuliwar, S.Kep, Ns, M.Ked (Pendamping) Maria Diah, C.T, S.Kep, Ns, M.Kep, Sp.MB. Kata Kunci : Kemampuan melaksanakan injeksi insulin mandiri, diabetes melitus. Diebetes melitus merupakan penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Salah satu poin dari pilar penatalaksanaan diabetes melitus adalah melalui terapi farmakologi yaitu terapi insulin yang dilakukan secara mandiri oleh pasien di rumah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran penderita diabetes melitus dalam melakukan injeksi insulin mandiri di poli dalam RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes melitus yang kontrol di poli dalam RSUD Kanjuruhan pada tanggal 1-21 Januari 2015 dengan jumlah responden 33 orang. Pengambilan data secara purposive sampling menggunakan lembar kuisioner dan observasi, dianalisa dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil observasi penelitian ini menunjukkan kemampuan responden melakukan injeksi insulin mandiri 42% dalam kategori baik, 55% kategori cukup dan 3% dalam kategori kurang. Hal tersebut disebabkan beberapa faktor antara lain penyuluhan kesehatan tentang insulin, pengetahuan pasien, tingkat pendidikan, usia dan motivasi. Untuk meningkatkan kemampuan responden atau penderita diabetes melitus yang menggunakan insulin injeksi, diperlukan metode demonstrasi injeksi insulin secara benar dan efektif dari petugas kesehatan. Untuk peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian tentang pengaruh peran keluarga dalam pelaksanaan injeksi insulin mandiri di rumah.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan